Pdt Tony Mulia dalam jumpa pers virtual, Jumat (31/7/2020)

Jakarta, innews.co.id – Setelah melakukan serangkaian doa selama 24 jam penuh 40 hari lamanya, maka 17 Agustus 2020 menjadi puncak kegiatan bertajuk “TahtaNya 24/40”.

Hal ini disampaikan Panitia “TahtaNya 24/40” dalam jumpa pers virtual, Jumat (31/7/2020) siang. “Setelah dimulai pada 8 Juli 2020, secara marathon, acara ini diadakan di seluruh Indonesia dan puncak acaranya pada Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, 17 Agustus 2020,” ujar Tony Mulia inisiator acara ini.

Menurutnya, meski ditengah pandemi Covid-19, fokus kita tetap pada Tuhan. “Kita percaya Tuhan ingin menyatakan TahtaNya di bangsa ini,” kata Tony.

Kegiatan ini direspon positif oleh sejumlah tokoh lintas denominasi gereja. Pdt Gomar Gultom Ketua Umum PGI mengatakan, saat ini kita tetap harus fokus pada Tuhan. Jadi istilahnya, kita ikut berperang bersama Tuhan. “Karena itu, Tuhan sesungguhnya sekarang ini sedang berperang. Tuhan sedang berperang melawan segala bentuk ketidakadilan, pandemi. Sebagai pengikutnya, kita harus ikut berperang bersama Tuhan. Keikutsertaan kita sebagai bala tentara Tuhan mewujud dalam berbagai tindakan,” ujar Gomar.

Sementara itu, Pdt DR. Nus Reimas mengapresiasi kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan suatu terobosan yang belum pernah terjadi dalam kehidupan kita sebagai orang percaya.

“Pelaksanaan 24/40 memberi keyakinan bahwa bila kita fokus kepada Tuhan, apa pun yang terjadi dalam kehidupan kita, Dia yang berdaulat. Tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menolong dan pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat. Itu sebabnya dalam kebersamaan, bila kita merendahkan diri, berdoa dan fokus mencari wajah Tuhan, maka Tuhan pasti akan bertindak memulihkan bangsa kita,” tukasnya.

Pada bagian lain, Pdt. Mulyadi Sulaeman menilai, kegiatan ini momen yang luar biasa. “Ada maksud Tuhan ditengah-tengah segala rencana kita. Ini waktu dimana Tuhan sedang melakukan perkara besar dimasa seperti Tuhan memakai Daud,” jelasnya.

Keterlibatan anak-anak muda dalam kegiatan ini juga demikian besar. Bahkan, ditaksir lebih dari 70% anak muda ikut serta dalam acara ini. Tony Mulia mengakui sejak awal memang anak-anak muda yang diharapkan menjadi inisiator di daerah-daerah. “Kita berharap melalui acara ini, Tuhan berkenan menjamah dan memulihkan Indonesia,” pungkasnya. (RN)