KADIN DKI Jakarta dibawah kepemimpinan Hj. Diana Dewi, terus memberi manfaat bagi warga Jakarta dan kalangan pengusaha

Jakarta, innews.co.id – Tak terasa, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Provinsi DKI Jakarta, genap berusia 54 tahun, tahun ini. Sebuah perjalanan waktu yang panjang dan berliku telah dilalui, baik sebagai penggerak perekonomian, juga dalam upaya mengkonsolidasikan para pengusaha di Ibu Kota.

Hari jadi KADIN DKI Jakarta memiliki hubungan historis dengan pembentukan Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Atas prakarsa Gubenur DKI Jakarta saat itu, Ali Sadikin pada 30 November 1967. Musyawarah Pembentukan KADIN DKI Jakarta dilaksanakan di Wisma Benjamin, Jalan Iskandarsyah No. 35, Kebayoran Baru, Jakarta.

KADIN DKI Jakarta tahun ini genap berusia 54 tahun

“Sebagai sebuah wadah para pelaku usaha di Ibu Kota, KADIN DKI Jakarta selalu berbuat untuk dapat memposisikan diri sebagai wahana komunikasi antara dunia usaha dengan pemerintah dalam rangka memaksimalkan keterlibatan dunia usaha dalam pembangunan ekonomi daerah,” terang Hj. Diana Dewi, SE., Ketua Umum KADIN DKI kepada innews, Senin (29/11/2021).

Tak hanya itu, dibawah kepemimpinan Diana Dewi, KADIN DKI terus memberi kemanfaatan bagi warga Jakarta. Ini sangat kentara di masa pandemi Covid-19, di mana KADIN DKI berkolaborasi dengan Pemprov DKI mendorong penanggulangan pandemi secara bersama. Mulai dari pemberian beragam bantuan sembako kepada masyarakat, peralatan medis, hingga vaksinasi di seantero Jakarta. “Kami terus mendorong penanganan Covid-19 agar lebih baik lagi, sehingga perekonomian bisa pulih kembali,” tutur wanita cantik yang juga CEO PT Suri Nusantara Jaya ini.

Hj. Diana Dewi Ketum Kadin DKI menyerahkan paket sembako dan nasi boks secara simbolis kepada warga sekitar di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Senin (17/8/2020)

Terkait upaya membangun konsolidasi dengan para pelaku usaha di Jakarta, Diana mengaku tidak ada kendala yang berarti. “Di KADIN DKI berhimpun para pengusaha dari berbagai sektor. Kondisi ini membuat dinamika yang terjadi di KADIN DKI Jakarta sangatlah dinamis,” ungkap Diana.

Dikatakannya, dalam menjalankan roda organisasi, semua saling melengkapi di antara kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Hj. Diana Dewi (kiri) bersama Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasyid secara simbolis menyerahkan 100 tabung oksigen ukuran 6 liter kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kamis (8/7/2021)

Soal gunjang-ganjing terkait pengupahan tahun depan, Diana mengakui, kondisi saat ini memang tidak mudah bagi semua, termasuk para pengusaha.

“Kondisi ini apabila dipaksakan, saya khawatir akan terjadi tarik-menarik kepentingan yang pada akhirnya akan menimbulkan kerugian di satu pihak. Kemampuan para pengusaha saat ini tidaklah bisa di samaratakan antara satu dengan yang lain. Kami berpendapat mekanisme perhitungan saat ini sudah sesuai dan kami berharap para pengusaha juga dapat berkomunikasi secara intens dengan karyawannya tentang kemampuan perusahaan masing-masing,” pinta Diana yang juga Komisaris Independen PT Angkasa Pura Supports ini.

Hj. Diana Dewi Ketua Umum KADIN DKI Jakarta (paling kiri) bersama Arsjad Rasyid (Ketua Umum KADIN Indonesia) usai menyerahkan 100 tabung oksigen ke Pemprov DKI yang diterima langsung Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria, Kamis (8/7/2021)

Lebih jauh owner Toko Daging Nusantara ini mengatakan, dalam mewujudkan Visi KADIN DKI Jakarta yang kuat berbasis kebersamaan dan manfaat, saya tidak dapat sendiri, namun harus bersinergi dengan para pengurus dan anggota. “Visi ini bukan sekedar jargon belaka. Untuk itu, saya berharap sinergitas antar-para pengusaha dalam mengembangkan KADIN DKI terus ditumbuhkembangkan sehingga keberadaan para pelaku usaha selalu memberi manfaat bagi warga Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya,” pungkas Diana Dewi. (RN)