Siswa BPK Penabur Jakarta berhasil meraih sejumlah prestasi di tingkat internasional

Jakarta, innews.co.id – Torehan prestasi demi prestasi terus dilakukan siswa BPK Penabur Jakarta, pun di masa pandemi ini. Empat siswa berhasil meraih medali pada International Physics Olympiad (IPhO) 2021, 24 Juli lalu.

Edward Humianto dan Joseph Oliver Lim, siswa SMAK 1 Penabur, serta Mario Alvaro, peserta didik SMAK Penabur Gading Serpong berhasil meraih medali perak pada ajang IPhO 2021. Sementara Dean Hartono, siswa SMAK Penabur Bintaro Jaya meraih medali perunggu di ajang tersebut.

IPhO merupakan ajang olimpiade fisika tertua kedua di dunia yang mempertandingkan kemampuan pelajar SMA dari berbagai negara. IPhO pertama diselenggarakan pada tahun 1967 di Polandia.

Untuk IPhO ke-51, tahun ini, diadakan di Vilnius, Lithuania, secara virtual, 17-25 Juli, diikuti 386 peserta didik dari 80 negara di dunia. “Kondisi pandemi Covid-19 tidak memungkinkan pelatihan nasional diadakan secara langsung, untuk itu para pengajar hanya menyampaikan materi pelatihan melalui zoom. Pada tahun sebelumnya masih ada karantina,  sehingga proses persiapan menjadi lebih maksimal, tetapi pada tahun ini tidak ada. Jadi, terbatasnya ruang belajar dan latihan praktikum, membuat saya harus belajar lebih rajin untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya, serta terus mengandalkan Tuhan,” kata Joseph Oliver Lim, dalam rilis yang diterima innews, Selasa (27/7/2021).

Sementara itu, dalam ajang International Mathematical Olympiade (IMO) 2021, dua peserta didik BPK Penabur Jakarta yakni Elbert Benedict, SMAK Penabur Gading Serpong dan Andrew Daniel Janong SMAK 5 Penabur berhasil meraih medali perunggu di ajang ini.
 
IMO adalah olimpiade matematika tertua di dunia yang diselenggarakan pertama kali di Rumania, 1959. Penyelenggaraan IMO tahun ini juga harus berlangsung daring akibat pandemi. Rusia menjadi tuan rumah untuk IMO 2021. Dalam ajang kompetisi IMO 2021 ini  diikuti 619 peserta didik dari 107 negara di dunia.
 
Dalam rilis dikatakan, prestasi yang diraih enam peserta didik SMAK BPK Penabur Jakarta ini sebagai wujud nyata bahwa sekolah ini terus mempersiapkan peserta didiknya tangguh menekuni keilmuannya dan mampu berkompetisi dalam situasi yang tidak mudah serta berkarakter Kristiani. Karakter Kristiani ini terwujud dalam profil siswa BPK Penabur yaitu, BEST (Be Tough, Excel Worldwide, Share with Society, Trust in God).
 
“BPK Penabur Jakarta sebagai institusi pendidikan berkomitmen turut mengambil bagian untuk memberikan yang terbaik serta berdampak lebih luas bagi kemajuan kualitas pendidikan di Indonesia,” tulis pihak sekolah. (RN)