Tendy Irianto, Pengusaha & Praktisi Kesehatan Alamiah gulirkan 7 Pilar Kesehatan yang Seimbang

Oleh : Tendy Irianto SE
Pengusaha & Praktisi Kesehatan Alamiah

BANYAKNYA kerabat dan sahabat yang harus menghadap Sang Khalik, terutama di masa pandemi Covid-19, lantaran memiliki komorbid (penyakit bawaan), membuat saya berpikir tiap insan harus memiliki pandangan yang benar tentang hidup sehat.

Faktanya, sejak dulu banyak penyakit diidap masyarakat seperti, diabetes, tekanan darah tinggi, ginjal, jantung, paru-paru, stroke, penyempitan pembuluh darah, bahkan kanker dengan segala jenisnya. Kalau boleh jujur, berbagai penyakit itu sama atau bahkan lebih berbahaya dengan serangan virus Corona.

Munculnya beragam penyakit tersebut lebih diakibatkan masyarakat tidak memahami tentang konsep kesehatan alamiah dan gaya hidup sehat.

Tendy Irianto tetap aktif bersua dengan kerabat dan sahabat

Seperti telah diuraikan di bagian pertama tulisan berseri ini, saya coba menyajikan tulisan bersambung dengan tema ‘Menjalani Hidup Sehat Seimbang’. Ini merupakan topik menarik yang didalamnya akan dijabarkan secara luas tentang 7 Pilar Kesehatan yang Seimbang. Tentunya gol yang diharapkan adalah kita bisa panjang umur dan bahagia.

PILAR Ke – 1

UDARA BERSIH

Udara segar sangat penting bisa dinikmati setiap insan. Bisa dikatakan ini lebih penting dari makanan dan minuman sehari-hari; bahkan lebih penting untuk hidup sehat dari segala sesuatu di atas bumi.

Di bukit suci negeri China bernama T’ai Shan, yang terletak di Provinsi Shantung, terdapat sebuah tulisan besar yang terdiri dari dua kata: K’ung Ch’i (Kung Ci), yang berarti “Udara Segar”. Tulisan ini terpancang menjulang dengan ketinggian hingga 1,5 kilometer yang dapat dilihat oleh orang banyak dari kejauhan.

Tendy Irianto masih rutin bersepeda untuk memelihara kebugaran tubuh

Tulisan sederhana ini menekankan betapa pentingnya udara segar demi kelangsungan kehidupan dan kesehatan. Menghirup udara segar dengan bebasnya setiap saat adalah kebutuhan utama demi tercapainya hidup sehat wal’afiat.

Para ahli menyatakan, paru-paru manusia terdiri dari kurang lebih satu billiun rongga udara dan membutuhkan kurang lebih 95m3 udara bersih setiap jam. Salah satunya untuk membuang zat-zat beracun dari dalam tubuh, serta membersihkan paru-paru.

Sangat disayangkan, masih banyak orang yang tidur dengan jendela-jendela tertutup. Kebanyakan karena takut masuk debu, udara malam, dan sebagainya. Padahal, jendela dan pintu rumah sering dibiarkan tertutup akan mengurangi, bahkan menghalangi sirkulasi udara dan tembusan sinar matahari kedalam rumah yang sebenarnya sangat dibutuhkan untuk hidup yang sehat.

Udara segar bukan saja diperlukan untuk pernafasan, melainkan dibutuhkan juga sebagai zat makanan didalam tubuh. Salah satu unsur udara yang sangat dibutuhkan oleh tubuh adalah oksigen (zat pembakar) yang dapat diperoleh dengan menarik nafas dalam-dalam. Zat pembakar ini dibutuhkan dalam pembuatan darah didalam tubuh serta membantu kelancaran peredaran darah.

Penghirupan udara berkaitan besar dengan pengaktifan fungsi tubuh. Menurut penelitian, hanya sekitar 20% saja kapasitas paru-paru yang digunakan. Maka sebagai akibatnya, hanya 20% dari fungsi tubuh yang diaktifkan dan hanya 20% pulalah racun-racun berbahaya yang dapat dibuang dari dalam tubuh.

Ellen G White, didalam bukunya ‘Counsels on Health’ mengatakan, “Udara segar akan terbukti jauh berfaedah bagi orang-orang sakit daripada obat-obatan, dan lebih penting dari makanan mereka sendiri. Mereka akan lebih cepat sembuh kalau makanan dikurangi dan penggunaan udara segar ditambah.

Selanjutnya dia mengatakan, banyak orang sakit hingga berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan terkurung di dalam kamar yang kurang udara bersih dan minim sinar matahari. Seakan-akan menganggap udara segar itu sebagai musuh maut. Padahal, udara segar itulah obat mujarab yang mereka butuhkan dan dapat memberi kesembuhan.

Ellen White yang dikenal sebagai seorang pelopor reformasi kesehatan dan penulis terbaik mengenai gizi dan pengobatan alamiah menambahkan, “Ribuan orang meninggal yang seharusnya masih hidup dewasa ini, hanya karena kurang menghirup udara segar, dan meminum air. Ribuan pula orang-orang yang lumpuh, yang telah menjadi beban bagi mereka sendiri dan bagi orang lain. Berpikir, bahwa hidup mereka tergantung kepada obat-obat dari dokter. Mereka menghindari udara segar dan kurang menggunakan air”.

Berkat-berkat ini, yaitu udara segar, sinar matahari, dan air putih bersih sangat dibutuhkan untuk hidup sehat. Jikalau saja manusia itu cukup berpengetahuan dan menghindari penggunaan obat yang membahayakan dan membiasakan diri untuk berolahraga di alam terbuka dan mengatur rumah mereka dengan bebas udara, mereka akan lebih sehat dan gembira dan tidak sakit-sakitan.

(Bersambung)