Uji coba Bandara Buntu Kunik di Toraja

Jakarta, innews.co.id – Saat ini, masyarakat di Tana Toraja boleh bernafas lega. Pasalnya, dalam waktu dekat Presiden Joko Widodo akan meresmikan Bandara Buntu Kunik, yang terletak di Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Menurut data, Bandara Buntu Kunik ini berdiri di atas lahan seluas 141 hektar, dengan landasan pacu bandar udara ini sepanjang 1.600 meter dan dapat didarati pesawat jenis ATR. Apron seluas 94,5 x 67 meter dan taxiway 124,5 x 15 meter. Adapun luas bangunan terminal sekitar 1.000 meter persegi yang mampu menampung 150 penumpang.

Ini merupakan hadiah terindah yang diberikan Presiden Jokowi terhadap rakyat Toraja. Putra Toraja yang juga dikenal sebagai pelaku usaha nasional Dr. John N. Palinggi, MM., MBA., mengatakan, “Ini bak mimpi yang indah bagi masyarakat di Toraja. Apa yang selama ini dicita-citakan bisa terwujud”.

“Masyarakat Toraja menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden dengan telah dibukanya Bandara Toraja. Ini sekaligus menandai dibukanya keterisolasian daerah tersebut yang dialami selama ini,” kata John Palinggi, kepada innews, Minggu (15/11/2020).

Kehadiran bandara baru ini, lanjut Presiden Direktur PT Karsa Mulindo Semesta, akan meningkatkan perekonomian masyarakat, tidak hanya di Toraja, tapi juga daerah-daerah di sekitarnya. Tak terkecuali usaha mikro, kecil, dan menengah.

Selain itu, pariwisata juga akan meningkat. “Dengan dibukanya bandar udara, maka akan memudahkan wisatawan asing, pun domestik untuk akses langsung ke Toraja,” tambah John yang juga Ketua Harian Bisma–wadah kerukunan antar-umat beragama ini.

Hal senada dikatakan Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah, “Kehadiran Bandara Buntu Kunik akan mampu mendorong sektor pariwisata di Kabupaten Tana Toraja dan daerah di sekitarnya. “Pengunjung destinasi wisata di Tana Toraja kini punya alternatif jalur udara, selain via darat yang memakan waktu hingga sembilan jam, kini menjadi hanya 40 menit saja,” kata Nurdin Abdullah di Makassar, Sabtu (14/11/2020).

Rencananya, Presiden Jokowi akan meresmikan bandara di Toraja ini bersamaan dengan 8 bandar udara lainnya di Indonesia. (RN)