Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara Sirait, Ketua Umum Taruna Merah Putih Foto: Dok.Kompas

Jakarta, innews.co.id – Seorang pemimpin sejatinya harus berani berkata benar bila benar dan salah kalau memang salah. Di Indonesia, salah seorang yang memiliki karakter tersebut adalah Menteri BUMN Erick Thohir.

Hal tersebut secara gamblang dikatakan Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara Sirait, Ketua Umum Taruna Merah Putih, dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (6/1/2023). “Saya menilai sosok Erick Thohir memiliki karakter pemberani. Ini adalah pemimpin yang kita butuhkan. Bernyali besar dan berani mengatakan yang benar dan yang salah itu salah,” kata Ara.

Baginya, kerja nyata Erick Thohir dalam membenahi BUMN begitu kentara. “Erick Thohir berani mengungkap mega kasus korupsi yang terjadi di BUMN. Pun, ia tidak pernah ragu untuk mengevaluasi petinggi hingga pegawai di BUMN. Bila terbukti bersalah, langsung diambil tindakan tegas,” ujarnya.

Dia mencontohkan, kasus Asabri dan Jiwasraya yang mengakibatkan kerugian negara puluhan triliun rupiah. “Itu case sudah lama banget dan kerugiannya mencapai triliunan rupiah, besar sekali,” seru Ara lagi.

Keberanian Erick Thohir mengungkap itu, patut diapresiasi. Seperti diketahui kerugian negara di kasus Asabri mencapai Rp22,78 triliun, dan Jiwasraya Rp16,8 triliun.

“Dengan tegas, Pak Erick Thohir mempersilahkan pihak kejaksaan untuk memeriksa perkara itu hingga tuntas,” imbuhnya.

Keberanian pemimpin seperti ini, sambung Ara, yang dibutuhkan oleh bangsa ini kedepannya.

Ara menilai, Erick Thohir menjadi figur yang dibutuhkan Indonesia di masa depan. Pemimpin dengan karakter tegas serta punya hasil kerja nyata. (RN)