Jakarta, innews.co.id – Badikenita boru Sitepu dan Audy WMR Wuisang terpilih sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PIKI periode 2020-2025 dalam Kongres VI Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) di Hotel Gran Melia, Jakarta, 10-11 April lalu.

Dalam kongres yang penyelenggaraannya sempat tertunda selama kurang lebih satu tahun tersebut, PIKI juga merumuskan sembilan poin rekomendasi, di antaranya terkait penajaman visi PIKI sebagai organisasi intelektual bertaraf internasional; upaya menghimpun potensi kaum cendekiawan Kristen sebagai alat mencapai keadilan sosial; dan pembentukan lembaga penelitian sebagai cara memberi sumbangsih kepada Pemerintah.

Tidak hanya itu, PIKI juga menghendaki adanya penguatan kemitraan strategis antara lembaga-lembaga pemerintah dan swasta demi ikut membela kepentingan rakyat.

Terkait dukungan kepada Pemerintah, PIKI lewat rekomendasinya mengatakan pihaknya mendukung perpanjangan otonomi khusus di Papua.

Namun, otonomi khusus di Papua harus diiringi oleh pengawasan, sehingga manfaat pembangunan di Papua dapat diterima oleh seluruh kelompok masyarakat, seperti dijelaskan dalam keterangan tertulis PIKI.

Tidak hanya soal Papua, rekomendasi PIKI juga menyoroti masalah radikalisme teroris di Indonesia.

“(PIKI) mendukung upaya Pemerintah dalam menangani gerakan separatisme dan terorisme yang muncul dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” sebut PIKI dalam sembilan poin rekomendasinya yang termaktub dalam keterangan resminya.

Kongres dibuka dengan ibadah bersama dipimpin oleh Pendeta Dr Sulaiman Manguling, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas.

Menag Yaqut pada acara tersebut menyampaikan organisasi intelektual memiliki peran untuk ikut membangun bangsa dan negara pada segala bidang. Karena itu, ia mengingatkan PIKI untuk tetap konsisten menjadi organisasi intelektual yang bekerja untuk kepentingan bangsa.

Dalam pertemuan itu, beberapa petinggi PIKI hadir, di antaranya Ketua Dewan Penasihat PIKI Cornelius Ronowidjojo, Ketua Dewan Pakar PIKI Pos Hutabarat, serta para pengurus organisasi periode 2015-2020 yang telah demisioner. (RN)