Pelepasan ekspor produk halal yang dilakukan secara bersama-sama oleh Hj. Diana Dewi Ketua Umum KADIN DKI Jakarta, Yuwono Wicaksono Founder Goorita dan Lukmanul Hakim Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Ekonomi dan Keuangan

Jakarta, innews.co.id – Ditengah kian melandainya kasus Covid-19, perekonomian kian menggeliat. Salah satu parameter yang nampak adalah nilai ekspor yang terus meningkat.

Hal ini dikatakan Hj. Diana Dewi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Provinsi DKI Jakarta pada Pelepasan Ekspor Produk Halal Menuju Pasar Global dengan aplikasi Goorita, yang diadakan di Ware House UNEX di Bandara Soekarno Hatta (CGK) Jakarta, Senin 4 Oktober 2021.

Hj. Diana Dewi, SE., Ketua Umum KADIN DKI Jakarta tengah memberikan sambutan pada Pelepasan Ekspor Produk Halal Menuju Pasar Global dengan aplikasi Goorita, yang diadakan di Ware House UNEX di Bandara Soekarno Hatta (CGK) Jakarta, Senin 4 Oktober 2021

“Ekspor pada yoy (year on year) ekspor di bulan Agustus meningkat sebesar 10,9 persen,” jelasnya dalam rilis yang diterima innews, hari ini

Diana menambahkan, kondisi unggulan yang menyebabkan naiknya nilai ekspor adalah adanya peningkatan perdagangan global dan terkendalanya beberapa pemasok dalam memenuhi permintaan barang dagangannya. “Kondisi seperti ini memberi keuntungan tersendiri bagi Indonesia, di mana produk-produk ekspor kian laris di pasar global,” tuturnya.

Lebih jauh Diana menerangkan, ada tiga komoditas utama yang nilai ekspornya naik hingga 80 persen yaitu, komoditas pada kategori lemak dan minyak hewan/nabati, beberapa produk kimia, dan pakaian jadi. “Tren ini menurut saya dapat menjadi titik tolak perkembangan ekspor Indonesia,” tukasnya.

Dikatakannya, melalui aplikasi Goorita, maka akan semakin banyak produk-produk, termasuk UMKM yang masu pasar global. “Kehadiran Goorita tentu diharapkan dapat membantu UMKM di Tanah Air agar dapat go internasional,” seru Diana.

Pelepasan Ekspor Produk Halal dengan aplikasi Goorita, yang diadakan di Ware House UNEX di Bandara Soekarno Hatta (CGK) Jakarta, Senin 4 Oktober 2021

Saat ini, jumlah UMKM mencapai 90 persen dari total pelaku usaha di Indonesia. “Kondisi ini harus bisa terus dikembangkan dengan meningkatkan peran pemerintah dalam lebih mendorong dunia usaha meningkatkan komoditas berorientasi ekspor,” tambah Diana.

Menurutnya, bila ini dapat terjadi, maka akan menjadi salah satu pemicu percepatan perbaikan ekonomi.

Pelepasan ekspor produk halal menuju pasar global yang ditandai dengan pemecahan kendi tersebut juga dihadiri oleh Yuwono Wicaksono Founder Goorita dan Lukmanul Hakim Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Ekonomi dan Keuangan. (RN)