Pertemuan pengurus DPP KMDT dengan Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta, Rabu (26/8/2020)

Jakarta, innews.co.id – Mengiringi kunjungan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki ke Parapat, Sumatera Utara, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) melakukan pertemuan dengan KemenkopUKM, Rabu (26/8/2020). Dipimpin langsung Ketua Umum-nya, Edison Manurung, SE., MH., rombongan KMDT diterima para pejabat di lingkup KemenkopUKM.

Pada kesempatan itu, dipaparkan mengenai rencana kerja KMDT dalam percepatan pembangunan destinasi wisata Danau Toba mendunia di era Presiden Jokowi. Salah satunya dengan memberi dukungan bagi pertumbuhan UMKM di 7 kabupaten di kawasan Danau Toba.

“Jumlah UMKM di wilayah sekitar Danau Toba sekitar 26.427 buah. Mereka tentu butuh pendampingan, mulai dari perencanaan jangka pendek, menengah, dan panjang sebagai rantai pasok industri,” ujar Edison.

Suasana pertemuan DPP KMDT dengan Kementerian Koperasi dan UKM yang penuh kekeluargaan, Rabu (26/8/2020)

Dikatakannya, upaya pemerintah memajukan Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan membuat KMDT terbeban untuk ikut serta mendorong perkoperasian di sana agar lebih maju dan berdaya saing tinggi. “Kami juga siap memberikan advokasi di bidang perizinan, penyaluran bantuan CSR, dan program-program pemerintah lainnya,” tambahnya.

Hal lain yang direncanakan KMDT adalah melakukan pelatihan bagi sumber daya manusia (SDM) UMKM dan bekerja sama dengan berbagai universitas.

Dipaparkan pula sejumlah kendala yang dihadapi UMKM di kawasan Danau Toba antara lain, rendahnya akses terhadap sumber daya produktif, kualitas SDM, produktivitas yang rendah, tingginya biaya usaha, serta rendahnya daya saing.

Para pengurus DPP KMDT yang mengikuti pertemuan dengan Kemenkop UKM, Rabu (26/8/2020)

Secara lugas, KMDT mengusulkan diterapkan program kredit tanpa agunan (KTA) Toba yang merupakan kepanjangan dari Teknik wirausaha, Olah data IT, Bebas biaya administasi, dan Angsuran ringan.

Sementara itu, pihak KemenkopUKM menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan oleh KMDT dan berjanji akan menggodok hal tersebut untuk selanjutnya bisa dibuatkan program. “Presiden Joko Widodo telah menetapkan Danau Toba sebagai destinasi wisata unggul kelas dunia. Karena itu, Koperasi dan UMKM di sana pun harus didorong akan maju dan berkembang sehingga mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat di sana,” kata KemenkopUKM. (RN)