Beda Pilihan Politik, Kader Potensial NasDem Danny Pomato Putuskan Mundur

Wali Kota Makassar Danny Pomato bersama keluarga memutuskan mundur dari partai NasDem besutan Surya Paloh

Jakarta, innews.co.id – Salah satu kader potensial Partai NasDem di Sulawesi Selatan yang sekaligus Wali Kota Makassar, Danny Pomato bersama keluarga memutuskan mundur dari parpol besutan Surya Paloh ini.

“Keputusan saya mundur juga diikuti oleh keluarga. Istri saya, Indira Yusuf Ismail, sebagai bakal calon untuk DPR RI untuk daerah pemilihan Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Bantaeng, Jeneponto, dan Kepulauan Selayar, mundur karena masih dalam masa pemulihan setelah mengalami sakit sebelum perayaan Idul Adha. Sementara, putri sulung saya, Aura Aulia Imandara, sebelumnya terdaftar sebagai calon legislatif Nasdem di DPRD Sulsel Dapil Makassar A, mundur lantaran dia akan segera melahirkan,” beber Danny Pomato, dalam keterangan persnya, hari ini.

Danny menambahkan, istri dan putrinya telah lebih dulu mengundurkan diri dari Nasdem dengan alasan kesehatan. “Ini dilakukan agar tidak menimbulkan kegaduhan di internal partai sebelum masa verifikasi calon legislatif berakhir pada 9 Juli mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu, pengumuman Danny Pomanto dan keluarga mundur secara resmi diumumkan olehnya pada Senin (3/7/2023), setelah sebelumnya surat pengunduran dirinya tersebar luas di media sosial pada Minggu, 2 Juli 2023.

Dijelaskannya, surat pengunduran diri dengan materai itu ditujukan kepada Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. Danny menjelaskan bahwa ia memutuskan untuk mundur dari Nasdem karena pertimbangan keluarga dan politik.

Diakui Danny, ia sebenarnya baru akan mengirimkan surat pengunduran diri dirinya dan keluarganya kepada Surya Paloh, namun sayangnya surat tersebut sudah bocor ke publik sebelumnya.

Kabarnya, walah satu alasan Danny mundur adalah karena perbedaan pilihan politik. Partai Nasdem telah mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (Bacapres) pada tahun 2024, sedangkan Projo Sulsel, kelompok politik tempat Danny bernaung, mendukung pasangan Prabowo dan Erick Thohir sebagai bakal calon presiden dan wakil presiden. Diketahui, Danny Pomanto adalah Dewan Pembina Projo Sulsel.

“Ini sikap yang harus saya sampaikan ke masyarakat. Saya bisa lebih maksimal dengan posisi sekarang, termasuk dengan semua partai,” tandasnya.

Danny menambahkan, dirinya tidak ingin menjadi duri dalam daging di dalam partai yang telah memberikan dukungan kepadanya sejak tahun 2018. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk mundur dan harus bersikap tegas.

Meski mundur, dirinya tidak akan berhenti dari dunia politik. Namun dirinya mengaku belum memutuskan apakah akan bergabung dengan partai lain, meski sejumlah parpol telah mengontaknya. (RN)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan