Otty Hari Chandra Ubayani, SH., Sp.N., MH., Sekretaris Umum PP IPPAT

Jakarta, innews.co.id – Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), pasca dikukuhkan, 13 April lalu, terus bergerak mengimplementasikan sejumlah program kerja. Pandemi Covid-19 tidak menjadi penghalang, baik untuk pembenahan internal maupun membangun relasi eksternal.

“Di masa pandemi ini, kami tetap berupaya agar roda organisasi tetap berjalan, meski memang tidak secepat bila kondisi normal. Banyak hal yang sudah kami lakukan. Yang terbaru adalah PP IPPAT sepakat membuat kegiatan ‘IPPAT Peduli Covid-19’ yang nantinya juga akan dijalankan di Pengwil dan Pengda. Ini merupakan masukan dari banyak teman-teman sebagai bentuk kepedulian kita terhadap pemberantasan Covid-19,” terang Otty Hari Chandra Ubayani, SH., Sp.N., MH., Sekretaris Umum PP IPPAT kepada innews, di Jakarta, Senin (28/6/2021).

Pengurus inti PP IPPAT Ellies Daini (Bendum), Hapendi Harahap (Ketum), dan Otty Ubayani (Sekum)

Otty menerangkan, nantinya IPPAT akan menjalin kerja sama dengan para dokter atau rumah sakit, sehingga bila ada anggota yang terpapar bisa segera ditangani. Selain itu, mungkin ada rumah anggota-anggota IPPAT yang bisa digunakan sebagai tempat isolasi. Juga ada pemikiran untuk pengadaan ambulance sehingga memudahkan membawa anggota bilamana terpapar Covid-19.

Hal lainnya, sambung Otty yang juga Ketua Alumni Kenotariatan Undip ini, pihaknya terus menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah, dalam hal ini Kementerian ATR/BPN. “Semuanya dilakukan untuk memudahkan anggota dalam mengetahui terkait aturan-aturan baru atau hal-hal yang terkait kinerja PPAT,” ujarnya.

Logo IPPAT

Dikatakannya, sejauh ini PP IPPAT banyak menyerap aspirasi dari para anggota. “Kami mencoba menerapkan pola bottom-up, bukan top-down. PP IPPAT coba meramu setiap masukan dari anggota dan mengkoordinir untuk pelaksanaannya,” lanjutnya.

Secara internal, kata Otty, pihaknya terus bekerja, misal dalam penyiapan database anggota juga pengadaan kartu tanda anggota (KTA) yang diberikan secara gratis. Tak kalah penting, PP IPPAT juga tetap berupaya meningkatkan kompetensi PPAT melalui pelatihan-pelatihan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Lainnya, terkait advokasi bagi anggota-anggota yang terganjal masalah hukum juga mendapat perhatian besar. “Setiap bidang bekerja dan terus berkoordinasi dengan Ketua, Sekretaris, Bendahara (KSB),” imbuhnya.

Otty Ubayani terus membangun keharmonisan di PP IPPAT

Lebih jauh Otty mengatakan, PP IPPAT juga akan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak. “Kita mau semua untuk kepentingan anggota. Apa yang baik bagi anggota tentu akan kita perjuangkan bersama,” tukasnya.

Dirinya melihat para pengurus solid, guyub, dan harmonis dalam menjalankan roda organisasi. “Organisasi yang mampu memberi kontribusi kepada para anggota merupakan harapan kita semua. Dalam kerja harian, kita (PPAT) harus melayani masyarakat luas. Karena itu, dalam berorganisasi pun, kita harus sama-sama melayani, bahu-membahu memperkuat wadah ini agar bermanfaat bagi kita,” pungkas Otty. (RN)