Syukuran pembentukan Balnas Projamin di Jakarta, Februari 2020 lalu

Jakarta, innews.co.id – Banyaknya kasus hukum yang muncul ditengah masyarakat menjadi perhatian besar Projamin (Profesional Jaringan Mitra Negara), komunitas para intelektual yang menjadi relawan Jokowi (Pro Jokowi-Ma’ruf Amin) pada Pilpres 2019 lalu. Sebagai jawabannya, dibentuklah Badan Advokasi dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Nasional Projamin atau disingkat Balnas Projamin, pada Februari 2020.

“Pendirian Balnas Projamin lebih didasari banyaknya aduan masyarakat yang diterima Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projamin mengenai berbagai persoalan. Untuk itu, DPP Projamin pimpinan Drs. Amroncius Nababan, MM., (Ketua Umum) dan Steven sebagai Sekretaris Jenderal berinisiatif membentuk Balnas Projamin,” kata Mohammad M.M. Herman Sitompul, SH., MH., Direktur Jenderal Pusat Balnas Projamin saat dihubungi innews, Rabu (8/4/2020).

Direktur Jenderal Balnas Pusat Mohd. M.M. Herman Sitompul, S.H., M.H. , Norlen Pasaribu, SE., SH., M.Si., MBA., M.Kn. dan Wakil Direktur Keuangan Fitriyanti, SH., MH.

Menurutnya, kehadiran wadah hukum ini dimaksudkan agar masalah-masalah hukum yang diadukan masyarakat ke Projamin dapat ditangani langsung oleh para ahli hukum sehingga secara profesional dapat membantu masyarakat menuntaskan perkaranya.

“Lingkup kerja Balnas adalah memberi bantuan hukum kepada masyarakat luas dengan mengedepankan azas membela yang benar. Juga membantu para pengusaha dan investor yang bekerjasama dengan DPP Projamin bilamana diperlukan dalam hal hukum terkait investasi dan bisnis di Indonesia,” terang Herman.

Dalam melaksanakan karyanya, sebagai organisasi profesional, Balnas akan bermitra dan berjejaring dengan seluruh institusi negara, baik eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Pasca pembentukan, segenap pengurus Balnas pun langsung turun kebawah dengan berbagai program, antara lain, membentuk kepengurusan Balnas Projamin di 34 provinsi pada 2020 ini.

Pemotongan nasi kuning oleh DPP Projamin

“Kami juga berencana membuat MoU Kemitraan, baik dengan KPK, Polri, Kejaksaan Agung, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, dan lembaga lainnya. Kerjasama yang dilakukan mulai dari bidang informasi dan sosialisasi serta kegiatan-kegiatan yang terkait dengan hukum,” jelas Herman.

Dr. Djonggi Simorangkir, SH., MH., Ketua Dewan Pengawas Balnas Projamin

Sementara itu Dr. Djonggi Simorangkir, SH., MH., Ketua Dewan Pengawas Balnas Projamin berharap agar para anggota dapat menjalankan roda organisasi berlandaskan Hukum sehingga terdapat kepastian hukum secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dibawah kepemimpinan Herman Sitompul dan Norlent Pasaribu, Balnas telah siap membantu rakyat yang terzolimi secara hukum. Selain itu, Balnas juga siap bekerjasama dengan seluruh institusi penegakan hukum di Indonesia yang bersih dan profesional.

“Kami hadir ditengah-tengah masyarakat untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga rakyat makmur dan sejahtera,” pungkasnya. (RN)