Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, MSi

Taput, innews.co.id – Tanggap darurat di Tapanuli Utara diperpanjang hingga 12 April 2020. Demikian hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di ruang Kerja Bupati Taput, Tarutung, Senin (30/3/2020).

Menurut Bupati Taput Drs. Nikson Nababan, MSi., “Melihat perkembangan kondisi saat ini, disepakati perpanjanhan Tanggap Darurat hingga 14 hari, terhitung mulai hari ini sampai 12 April 2020. Untuk itu, saya berharap dukungan penuh dari seluruh Forkopimda agar kondisi ini dapat tertangani dengan baik,”.

Tidak itu saja, kata Nikson, pihaknya telah menginstruksikan tiap desa untuk membentuk ‘Relawan Desa Lawan COVID-19’.

Ditegaskan pula bahwa Taput tidak memberlakukan lockdown. “Perlu kita ketahui bersama bahwa bukan kewenangan Pemerintah Daerah untuk melakukan lockdown, termasuk penutupan bandara yang merupakan wewenang Kementerian Perhubungan,” jelasnya.

Secara khusus, Nikson Bupati meminta kepada OPD terkait Gugus Tugas agar semakin tanggap seperti penempatan wastafel di pintu masuk pasar, aktif melaksanakan penyemprotan disinfektan, termasuk pengadaan masker untuk dibagikan kepada masyarakat. “Setiap posko agar semakin diperketat terhadap pendatang yang masuk ke Tapanuli Utara yang didukung dengan SOP,” tegasnya.

Demikian juga Nikson berharap TNI dan Polri turut memantau ketersediaan sembako di tengah masyarakat. “Pemkab Taput akan berkoordinasi dengan Kejaksaan mempersiapkan payung hukum sebagai juknis pelaksanaan di lapangan agar tidak menjadi kendala di kemudian hari,” tandasnya.

Usai rapat, Nikson menerima bantuan berupa 4 unit rumah di Perumahan Regency Fatimah yang akan digunakan sebagai tempat penanganan/perawatan pasien yang terjangkit COVID-19 di Kabupaten Tapanuli Utara.

Pemilik perumahan, Fatimah Hutabarat berharap kiranya bantuan ini bermanfaat menunjang kerja Gugus Tugas dan berharap wabah ini cepat berlalu. (RN)