Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur Papua

Jakarta, innews.co.id – Beredar beberapa nama yang diusung untuk menjadi Wakil Gubernur Papua menggantikan Klemen Tinal yang meninggal di Jakarta pada 21 Mei 2021 lalu.

Sejumlah partai politik pengusung mulai mengajukan nama-nama cawagub. Saat Pilkada 2018, pasangan Gubernur Papua dan Wakil Gubernur Papua, Lukas Enembe-Klemen Tinal diusung sembilan partai politik bernama Koalisi Papua Bangkit Jilid II yakni, Partai Demokrat, Golkar, PAN, Nasdem, PPP, Hanura, PKB, PKS dan PKPI.

Sejauh ini sudah ada beberapa partai yang mangajukan calon wakil gubernurnya, seperti Hanura yang mendorong nama Kenius Kogoya dan PAN yang mengusung Abock Busup. Partai Demokrat kabarnya mengusung Yunus Wonda, setelah memilih dari 6 nama yang diajukan, antara lain, Ricky Ham Pagawak (Bupati Mamberamo Tengah), Yunus Wonda, Tonny Tesar (Bupati Yapen), Usman G. Wanimbo (Bupati Tolikara), Yermias Bisay (Bupati Waropen), dan Natalis Tabuni (Bupati Intan Jaya). Saat ini Yunus Wonda menjabat sebagai Wakil Ketua DPR Papua.

Sementara Nasdem dan PKS sudah menyatakan tidak akan mengajukan nama calon wakil gubernur.

“Dari enam (calon), beliau (Ketua DPD Demokrat Papua, Lukas Enembe) memutuskan nomor dua, bapak Yunus Wonda ditunjuk untuk mewakili partai dalam pencalonan wakil gubernur,” kata Plt Sekretaris Umum DPD Partai Demikrat Demokrat Papua Boy Markus Dawir, Rabu (14/7/2021).

Sebelumnya, keluarga besar Tinal juga mengusung Jansen Tinal yang tak lain adalah Anggota DPRD Papua, untuk menjadi wagub, sekaligus sebagai bentuk penghargaan terhadap Klemen Tinal. Akankah Jansen Tinal bakal masuk bursa Cawagub Papua atau sebaliknya malah ditinggal? (RN)