Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar

Tangerang, innews.co.id – Dinas Perhubungan Kota Tangerang enggan mengomentari soal surat pembatasan penggunaan moda transportasi massal yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Rabu (1/4/2020).

BPTJ mengeluarkan surat edaran bernomor SE. 5 BPTJ Tahun 2020, mengenai pembatasan penggunaan moda transportasi untuk mengurangi pergerakan orang dari dan ke wilayah Jabodetabek selama masa Pandemik Corona Virus Disease 2019. Dalam surat tersebut tertulis pembatasan secara parsial atau menyeluruh terhadap operasional sarana dan prasarana transportasi.

Tidak hanya itu, dalam surat tersebut juga meminta adanya pembatasan secara parsial atau menyeluruh terhadap operasional sarana transportasi di ruas jalan tol dan jalan arteri nasional. Surat tersebut diteken Kepala BPTJ Polana B Pramesti pada 1 April 2020.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, “Prinsipnya, setiap kebijakan yang semangatnya menurunkan tingkat penyebaran Covid-19 di wilayah Jabodetabek akan dipatuhi”. Dengan kata lain, kalau memang ada larangan pembatasan transportasi yang dibuat pemerintah pusat dan BPTJ, harus ditaati. Hanya saja hal tersebut akan dikonfirmasi lebih dulu.

“Intinya, kami akan ikuti apapun aturan dari pemerintah,” ujarnya, Kamis (2/4/2020). Sebab, kebijakan yang dibuat tentu sudah mempertimbangkan berbagai aspek. Soal bagaimana implementasi di lapangan, tentu akan disesuaikan dengan masing-masing wilayah. (IN)