DR. Djonggi Simorangkir, SH., MH., bersama istri tercinta DR. Rumindang Rajagukguk, SH., MH., saat berada di Patung Liberty, USA

Jakarta, innews.co.id – Kiprah Ikatan Alumni (IKA) Naposobulung Huria Kristen Batak Protestan (NHKBP) Sidorame, Medan, demikian panjang dan penuh warna. Menurut catatan, IKA NHKBP Sidorame Medan adalah satu-satunya perkumpulan alumni yang dilantik oleh Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Mori Sihombing, M.Th., dalam sebuah ibadah resmi di HKBP Sidorame Medan, 5 Juli 2015. Pun demikian saat pengukuhan kepengurusan periode 2015-2020, yang diketuai oleh DR. Djonggi Simorangkir, SH., MH., dilakukan dalam sebuah ibadah resmi yang dipimpin oleh Pdt Dotur Purba, M.Th (Pendeta Ressort HKBP Sidorame, Medan).

Hal ini dikatakan DR. Djonggi Simorangkir, SH., MH., Ketua Umum IKA NHKBP Sidorame Medan, dalam sebuah perbincangan di Apartemen Menteng, beberapa waktu lalu.

DR. Djonggi Simorangkir, SH., MH., saat ditabalkan oleh Pdt Mori Sihombing, M.Th., sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni NHKBP Sidorame Medan, 5 tahun silam

Keberadaan alumni NHKBP Sidorame Medan sudah tersebar di seluruh Indonesia dan dunia. Ada banyak terobosan yang dilakukan NHKBP Sidorame, Medan. Salah satunya NHKBP Sidorame adalah pelopor bernyanyi dengan Vocal Group yang saat itu masih dianggap tabu. Namun kemudian sudah dapat mengisi kegiatan-kegiatan di acara ibadah HKBP, termasuk kehadiran band.

“Banyak artis-artis top TVRI yang bergabung dalam vocal group NHKBP Sidorame Medan ini. Karena itu, saya usulkan, tadinya bisa bernyanyi dalam ibadah, namun akhirnya disepakati, puji-pujian dilakukan di altar sebelum gereja memulai peribadahan. Ketika itu lagu yang dibawakan ‘Manis Lembut Tuhan Yesus Memanggil’. Ternyata ini mendapat respon positif,” kisah Djonggi yang dikenal Wakil Ketua Dewan Penasihat Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi ini.

Kevin, DR. Djonggi, DR. Ida Rumindang, Glenn, SH., MH., Cand Doctor Hukum, saat di ruangan Pengadilan San Fransisco, USA.

“Kesepakatan dengan Parhalado saat itu, walaupun belum diijinkan mengisi acara ibadah resmi saya minta agar vocal group NKHBP Sidorame Medan dapat tampil sebelum Ibadah dimulai dengan bernyanyi di pinggir Altar Gereja. Itupun kami sudah merasa sangat puas saat itu. Ternyata kedepan, alat-alat band pun sudah boleh menghiasi Ibadah HKBP di seluruh dunia.

Salah satu kegiatan bona tahun 2020 yang dilakukan NHKBP Sidorame Medan di Jakarta

Tidak itu saja, lanjut Djonggi, masuknya musik band di HKBP, sebenarnya sudah dipelopori sejak 1970-an oleh Naposo HKBP Sidorame. Itu menjadi terobosan besar dalam pelayanan HKBP.

Lainnya, NHKBP Sidorame mempelopori memakai jubah dalam ibadahnya. Suatu ketika, Sintua HKBP Sidorame kepincut dengan jubah yang dikenakan para naposo untuk mengambil persembahan dan meminjamnya. Seiring waktu, Sintua pun memutuskan menggunakan jubah hingga sekarang yang warnanya mereka atur sendiri.

Djonggi Simorangkir saat berlibur ke Negeri Paman Sam

Djonggi menilai, keberadaan alumni naposobulung di setiap HKBP sangatlah besar. “Para pemimpin HKBP kurang tanggap melihat potensi yang ada dalam alumni NHKBP. Padahal, sudah menjadi orang-orang hebat,” ujar suami dari DR. Rumindang Rajagukguk, SH., MH., ini.

Karena itu, Djonggi berharap ‘mutiara’ yang masih terpendam (Alumni NHKBP) di HKBP ini bisa diangkat ke permukaan agar kilaunya nampak. Bisa juga melalui pertandingan-pertandingan atau acara-acara lainnya.

Jika di setiap HKBP yang berjumlah 3.600 an gereja memiliki NHKBP, maka jika dilakukan Kongres, tiap gereja diwakili 3 orang (Ketua, Sekretaris, Bendahara/KSB), akan terkumpul 12.000an orang. Ini menjadi pertemuan akbar yang luar biasa. Namun demikian, Djonggi mengakui, kini sudah banyak alumni-alumni NHKBP yang bukan lagi warga HKBP. “Mimpi saya akan terjadi pemilihan Presiden IKA NHKBP Se-Dunia. Tentunya ini dpt membantu kegiatan-kegiatan HKBP, termasuk mewujudkan pengumpulan dana abadi HKBP untuk menggaji para Pendeta HKBP dengan baik.(RN)