Ajakan melakukan doa dan taubat nasional

Jakarta, innews.co.id – Kondisi bangsa saat ini dirasa kian mencekam. Pandemi Covid-19 bak tsunami yang meluluhlantakkan sendi-sendi kehidupan sosial, bahkan merenggut banyak jiwa. Menyadari kondisi demikian, sejumlah netizen menggagas diadakan doa bersama bertajuk ‘Indonesia Mengetuk Arsyi’, yang rencananya akan diadakan Senin, 19 Juli 2021.

“Ditengah kondisi bangsa yang didera penderitaan, kita harus kembali memohon kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” kata Habib Abdullah Alhadad (@mr.elbanan), dalam siaran persnya yang diterima innews, Sabtu (17/7/2021).

Berawal dari sharing di media sosial, terutama twitter, mencuat gagasan diadakan doa bersama. Acara ini dikemas dengan nama #TaubatNasional dengan inisiator Habib Abubakar Assegaf dari Pasuruan.

Ide ini disambut baik oleh para twettland (sebutan untuk para pengguna twitter). Dibentuk panitia dadakan yang di punggawai oleh Bang Anung (@nung_306) yang berperan untuk teknis pelaksaaan doa virtual, Farid Fathur F (@f_fathur) sebagai humas dan publikasi, juga @DemangMester4 untuk jaringan dan IT, dibantu oleh @1ni_embun sebagai koordinator wilayah dan diaspora Indonesia @Hacknet, @veteranpati Bang Tjeloup @M45_EGA, Bie @mylovelyb33 serta Beckman @its_Arthur19 sebagai pasukan sosialisasi di jagad twitter.

Diperkirakan acara ini akan diikuti lebih dari satu juta netizen dari dalam dan luar negeri. Rencananya, acara #TaubatNasional ini akam dilaksanakan pada pukul 15.00- 18.00 WIB dengan tema “Indonesia Mengetuk Arsy’ yang akan dipandu oleh @Fibellaffishya.

Acara ini akan ditayangkan melalui channel Youtube @Persuasi_TV yang juga disebar melalui Facebook Persuasi dan tentunya Twitter @persuasi_id. Dalam acara ini akan ditampilkan juga testimoni dari para public figure, tokoh lintas agama, juga comment dari para netizen. Selanjutnya ada tausiyah dari Habib Abdullah al Hadad dan acara puncak yakni doa bersama Habib Abubakar Assegaf yang kesemuanya akan diadakan daring.

Selain dihadiri oleh netizen dari 34 provinsi, juga mereka yang bermukim di Taiwan, Saudi Arabia, Korea, Malaysia, dan lainnya, sudah menyatakan kesediaannya ikut serta. Nantinya, para pengerak akan menaikkan tagar #TaubatNasional ini yang diharapkan akan menjadi trending topic Indonesia, bahkan dunia.

Para aktivis dunia maya berharap, munajat yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Arrafah ini dapat mengetuk pintu arsyi (singgasana atau tahta Tuhan), memohon pertolongan Allah Yang Maha Kuasa untuk Indonesia segera terbebas dari pademi Covid-19 yang telah memporakporandakan ekonomi dan kehidupan berbangsa dan bernegara ini.

Menurut Farid Fathur Bagian Humas dan Publikasi, acara #TaubatNasional ini menjadi suatu terobosan bersatunya kelompok-kelompok di dunia maya yang dikenal saling serang. “Saat ini Indonesia memerlukan suatu persatuan dan satu perjuangan. Kita harus bersama-sama bangkit dan membangun bangsa ini. Kami berharap doa-doa yang dipanjatkan akan dapat memperkuat persatuan kita,” ujar Farid.

Tidak itu saja, acara ini juga diharapkan akan berdampak positif mengembalikan Indonesia menjadi negeri yang terkenal dengan keramahtamahannya, gotong royong, dan santun. (RN)