Jakarta, innews.co.id – Komite II DPD RI mendorong setiap daerah mendaftarkan produk unggulan melalui e-katalog milik Lembaga Kajian Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). LKPP memiliki sistem e-katalog yang menampilkan produk-produk dari berbagai daerah untuk dijual secara nasional untuk membangun perekonomian.

Dalam rapat Komite II DPD RI dengan LKPP di Kantor LKPP Kuningan, Senin, (3/9), Ketua Komite II DPD RI Aji Mirza mengatakan, banyak daerah memiliki produk yang belum terpasarkan dengan baik. Akibatnya, produk-produk tersebut kurang laku di pasar.

“Adanya e-katalog dianggap sebagai solusi karena dapat menampilkan seluruh kategori produk berskala nasional,” kata Aji Mirza.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua Komite II Parlindungan Purba. Menurutnya, LKPP dapat membantu mewujudkan pembangunan daerah dengan sistem pengadaan barang/jasa melalui e-purchasing.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumut itu menyebutkan, Komite II akan menyosialisasikan e-purchasing ke daerah-daerah, sehingga pelaku usaha dapat mendaftarkan produknya ke LKPP.

“Dengan adanya LKPP, seluruh potensi di daerah dapat memenuhi kebutuhan pertumbuhan ekonomi daerah. Di daerah bisa kita lihat potensi apa yang bisa dikembangkan. Dan kita sepakat akan sama-sama melakukan sosialisasi di daerah,” kata Parlindungan.

Senator asal Provinsi Sumatera Utara itu pun meminta LKPP menyosialisasikan ranah hukum sistem pengadaan barang/jasa di daerah. Sebab, tak jarang ada oknum bermain dalam pengadaan barang/jasa.

Selain itu, mantan Ketua Komite II DPD RI itu menyarankan agar LKPP membuat e-katalog yang berkaitan dengan jasa agar perusahaan daerah dapat menawarkan jasa mereka pada level nasional.

Sementara itu, Senator asal Jawa Tengah, Denty Eka Widi Pratiwi, berpesan agar setiap kepala daerah mendorong para pelaku usaha mendaftarkan produknya melalui LKPP. Sebab, selama ini banyak produk daerah yang berkualitas tetapi belum dipromosikan dengan baik.

Kepala LKPP Agus Prabowo mengamini niat Komite II. Menurutnya, tujuan dari pembuatan e-katalog adalah upaya dari LKPP dalam membangun pasar untuk pelaku usaha lokal. E-katalog menurutnya adalah konsep e-marketing.

Agus mengaku setuju dengan masukan yang disampaikan oleh Komite II DPD RI. “Produk-produk lokal sebaiknya didaftarkan di e-katalog,” katanya. (RN)