Edison Manurung Ketua Umum DPP KMDT menyerahkan hasil-hasil kajian DPP KMDT kepada Kapoldasu Irjen Pol Martua Sormin di Markas Poldasu, Medan, Jumat (11/9/2020)

Medan, innews.co.id – Rombongan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) mengadakan audiens dengan Kepala Polisi Daerah Sumatera Utara dan diterima langsung oleh Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si., di Medan, Jumat (11/9/2020).

KMDT yang dipimpin langsung Edison Manurung didampingi oleh Wakil Ketum DR. Enni boru Pasaribu, DR. Ir. Irian Sitorus (Sekjend),  Prof. Dr. Sihol Situngkir, Prof. Dr. Robert Sibarani (Dewan Pakar), Sepri Situmenang, serta Ketua DPP KMDT Ujiana boru Sianturi ini menyampaikan sejumlah program DPP KMDT dalam rangka percepatan pembangunan kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata mendunia di era Presiden Jokowi.

Pertemuan DPP KMDT dengan Kapoldasu di Medan yang penuh kekeluargaan, Jumat (11/9/2020)

Pada kesempatan itu, Kapoldasu menyampaikan berbagai persoalan yang saat ini terjadi di Danau Toba yaitu, masalah lahan dimana di daerah Toba dan Samosir pernah ditemukan ladang ganja.

Diungkapkan, akibat pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan ke Danau Toba juga berkurang sehingga perekonomian masyarakat terganggu.

“Beberapa waktu lalu kami menanam bibit jagung bersama masyarakat untuk membantu meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Samosir,” ujar Martua.

Rombongan DPP KMDT bersama Kapoldasu

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pariwisata juga sangat diperlukan seperti penggunaan bahasa yang santun, menjaga kebersihan lingkungan sekitar Danau Toba serta menjamin keamanan disetiap destinasi wisata.

Menurut Martua, di tengah pandemi saat ini juga diperlukan sosialisasi kepada masyarakat dan para pengelola objek wisata yang berada di sekitar Danau Toba untuk meningkatkan protokol kesehatan guna menghindari cluster baru. Hal ini untuk menjamin masyarakat yang berkunjung agar tidak terpapar Covid-19.

Sementara itu, Edison Manurung dalam pesannya kepada innews, mengatakan, KMDT dan Kapolda akan melakukan kegiatan dengan para Bupati di 7 Kabupaten di Kawasan Danau Toba untuk bekerjasama dalam penanggulangan kenakalan sosial serta pelanggar hukum.

“Kapolda sudah menyatakan tidak toleran dengan praktik-praktik kejahatan di Danau Toba. Kapolda juga sepakat mengawal suksesnya penanaman bibit pohon macamedia kerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menjadi salah satu ikon di Kawasan Danau Toba menyongsong percepatan wisata Danau Toba mendunia,” kata Edison.

Selain itu, lanjut Edison, dalam kunjungan kerjannya ke Kawasan Danau Toba, DPP KMDT akan melakukan sosialisaai hasil-hasil diskusi KMDT bersama sejumlah menteri, BODT, dan Pimpinan-pimpinan Gereja tingkat nasional yang diadakan secara marathon. Juga menandatangani MOU dengan Universitas Katolik Medan, Uskup Agung, USU, dan Rektor UNIKA dalam rangka mewujudkan Visi SDM Unggul di Kawasan Danau Toba serta membuat wajib belajar Bahasa Inggris dan Mandarin di 7 Kabupaten di Kawasan Danau Toba dalam rangka menyongsong wisata Danau Toba mendunia era Jokowi. (RN)