Jakarta, innews.co.id – Jangan berharap pemberantasan korupsi bakal paripurna sepanjang kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN), khususnya penegak hukum masih minim.

Penegasan ini disampaikan praktisi hukum dan pengamat sosial Dr. Djonggi Simorangkir, SH., MH., menyikapi seleksi calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bahkan dengan lantang, Dr Djonggi yang juga dikenal sebagai ahli pidana ini mengatakan, “Selama gaji ASN dan penegak hukum masih rendah, akan sulit korupsi diberantas, karena antara gaji dengan kebutuhan hidup tidak sebanding”.

“Kesejahteraan para penegak hukum, baik jaksa, hakim, dan kepolisian harus diperhatikan. Dengan kesejahteraan yang baik, maka bisa bekerja profesional,” kata Djonggi di kediamannya di wilayah Menteng, Jakarta, Rabu (10/7/2019) malam.

Selain masalah gaji yang masih terbilang rendah dibanding beratnya beban kerja, kesejahteraan lainnya juga harus diperhatikan seperti tempat tinggal, kendaraan maupun fasilitas-fasilitas lainnya.

“Kalau kesejahteraan belum dapat terpenuhi, maka mereka tidak akan bisa bekerja secara profesional,” tambah Djonggi.

Bagi Djonggi, tidak heran banyak penegak hukum yang melamar sebagai Capim.KPK lantaran disparitas gaji yang demikian jauh.

“Kita lihat saja, banyak jaksa maupun polisi yang mendaftar menjadi komisioner KPK, karena di KPK gajinya besar makanya mereka melamar,” tandasnya.

Karena itu, dengan tegas Djonggi mengatakan, jangan hanya bilang polisi, jaksa dan hakim tidak profesional dalam bekerja, tapi lebih karena gaji dan kesejahteraan yang minim.

Lebih dari itu, Djonggi menyerukan agar gaji aparat penegak hukum dinaikkan, dan jika mereka bekerja tidak profesional, langsung dipecat. “Pemerintah dan DPR harus bersama-sama untuk memperhatikan kesejahteraan ASN ini,” pungkas Djonggi.

Tidak itu saja, rumah dinas, mobil dinas para Jaksa dan Hakim, wajib diadakan. Karena setiap Jaksa dan Hakim wajib pindah tugas dari satu kota ke kota lainnya. Tidak wajar Jaksa dan Hakim indekos berbaur dengan masyarakat, ini sangat berbahaya dari segi keamanan.(RN)