Edwin Ingatkan Incumbent Pernah Berjanji Hanya Satu Periode Saja Pimpin INI Jatim, Kok Nambah?

Edwin Subarkah, Notaris Sidoarjo

Jakarta, innews.co.id – Di hadapan sekitar 600-an peserta Konferensi Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (Konferwil INI) tiga tahun lalu, Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) INI Jawa Timur terpilih ketika itu, Siti Anggraenie Hapsari (SAH) pernah berjanji bahwa dirinya hanya satu periode memimpin INI Jatim. Namun nampaknya kini janji tinggal janji. Pasalnya, SAH memutuskan kembali maju pada pencalonan Ketua INI Jatim untuk periode kedua.

Hal tersebut diingatkan Edwin Subarkah, Notaris Sidoarjo, kepada innews, terkait Konferwil INI Jatim yang rencananya akan diadakan 9 Januari ini di Surabaya. “Beliau pernah berjanji memimpin INI Jatim hanya satu periode saja. Saya punya rekamannya,” kata Edwin, melalui sambungan telepon, Selasa (2/1/2024).

Tak heran, Edwin mengaku bingung bila saat ini SAH kembali mencalonkan diri untuk periode keduanya. “Dulu, yang mendukung SAH untuk jadi ketua adalah Bu Isy (Isy Karimah Syakir/IKS). Tapi sekarang malah SAH berhadapan dengan IKS. Ini kan lucu,” kata Edwin lagi.

Dia menambahkan, hal tak lazim juga terjadi pada proses pencalonan, di mana tim dari IKS tidak masuk dalam Tim Pemilih (Timlih). “Kalau mau netral, harusnya tim sukses dari para calon sama-sama dimasukkan ke tim-tim yang dibentuk. Jangan hanya didominasi oleh tim dari incumbent saja,” serunya.

Meski begitu, dirinya meyakini para Notaris di Jawa Timur adalah orang-orang yang bersih dan netral. Ditambah lagi, para Notaris senior akan turun mengawal Konferwil nanti. “Kami berharap Konferwil berjalan dengan fair dan terbuka. Jangan ada yang disembunyikan, apalagi melakukan ‘permainan-permainan’ kotor,” tukasnya.

Edwin menegaskan, bila ada pihak-pihak yang coba berlaku curang, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas. “Kita sama-sama doakan Konferwil INI Jatim bisa berjalan lancar. Sebab, perkumpulan Notaris di Jatim telah menjadi barometer nasional,” imbuhnya.

Dia berharap, marwah Notaris harus tetap dijaga dan jangan dinodai. “Tetap harus dijaga bahwa Matahari terbit dari Timur. Jadi, Notaris di Jatim harus menunjukkan bahwa daerah ini merupakan penghasil notaris-notaris berkelas dan mumpuni,” harapnya.

Edwin mengaku, dari dua calon yang akan maju yakni, SAH dan IKS, dirinya lebih condong mendukung Isy Karimah Syakir. Alasannya, sudah terbukti dan teruji selama memimpin IPPAT Jatim.

“Beda dengan INI, IPPAT bisa dikatakan tidak memiliki uang kas besar. Tapi di tangan IKS, berbagai program kerja bisa berjalan dengan baik. Mulai dari MoU dengan Polda Jatim, Universitas Airlangga, dan lembaga/instansi lainnya. Juga mengadakan berbagai kegiatan sosial, seperti operasi bibir sumbing, pemberian vaksin Covid-19, dan lainnya. Bu Isy mau berkorban semuanya agar organisasi yang ia pimpin tetap eksis, baik internal maupun eksternal,” terang Edwin.

Baginya, sosok IKS tepat memimpin INI Jatim. “Beliau tidak banyak bicara, tapi banyak bekerja. Itu pemimpin yang kita dibutuhkan. Pengorbanan beliau dalam organisasi luar biasa. Apalagi kalau di INI yang memiliki uang kas cukup besar, bila IKS terpilih, tentu akan semakin banyak program yang bisa dibuat untuk anggota dan masyarakat umum,” yakin Edwin.

Meski baik IKS maupun SAH baginya sama-sama perempuan hebat, namun kalau disuruh memilih, Edwin lebih condong ke IKS. “Kita memilih yang bisa membawa organisasi lebih maju lagi. Loyalitas IKS ke organisasi layak menjadi panutan, khususnya bagi para Notaris muda,” pungkasnya. (RN)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan