Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah duduki peringkat teratas survei Presiden RI ke-8

Jakarta, innews.co.id – Hasil survei Lembaga The Republic Institute yang dirilis Senin, 11 Oktober 2021, terkait siapa Presiden RI ke-8, menempatkan Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah di urutan pertama pilihan responden dengan total kumulatif 31,4 persen, mengalahkan 9 nama lainnya yang digadang-gadang bakal maju pada Pilpres 2014.

Menanggapi hasil survei tersebut, Teddy Mulyadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Seknas Ganjar Indonesia mengatakan, rakyat Indonesia sudah memilih pemimpin yang tepat untuk menakhodai bangsa ini kedepan.

“Jika kita flasback, pada 2014 dukungan rakyat yang begitu besar agar Pak Jokowi mencalonkan diri sebagai Presiden RI, dan dorongan agar PDI-Perjuangan mengusung Ir. Joko Widodo telah berbuah manis dengan kemenangan Pak Jokowi, bahkan sampai 2 periode,” ujar Teddy dalam keterangan resminya yang diterima innews, Jumat (15/10/2021).

Teddy Mulyadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Seknas Ganjar Indonesia

Teddy menambahkan, harus diingat adagium suara rakyat adalah suara Tuhan (Vox Populi Vox Dei) bukan sebuah utopia, melainkan realita yang sudah dialami bangsa ini. “Di 2024, adagium itu akan kembali terjadi. Rakyat akan menentukan pilihan pada Ganjar Pranowo untuk menjadi Presiden ke-8. Saya yakin, Tuhan akan mengabulkan ikhtiar banyak rakyat Indonesia ini,” tukas Teddy.

Dirinya juga yakin bahwa Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan realistis mendengar dan memperhatikan suara rakyat sebagai refleksi suara Tuhan, agar Indonesia mampu terus meningkatkan kemajuan dan kemakmurannya.

Terkait adanya pengurus daerah PDI-P yang ikut dalam Deklarasi Dukungan ke Ganjar untuk 2024, Teddy meyakini, itu bak fenomena gunung es, yang terekspose hanya segelintir orang, tetapi sesungguhnya suara kebatinan mayoritas pengurus struktur PDI-P secara nasional ingin agar Ganjar Pranowo menjadi penerus Jokowi sebagai Presiden RI ke-8 di 2024.

“Suasana demokratis perlu dikembangkan, jangan justru dikekang, sebelum nantinya diputuskan oleh pemegang otoritas berdasarkan semua data dan fakta yang realistis dan rasional. Ruang demokrasi harus dibuka seluas-luasnya, sebelum keputusan final diambil oleh para petinggi,” tutur Teddy yang juga Direktur Politik Lembaga Pengkajian Informasi Pembangunan Bangsa (LPIPB) ini.

Dia menerangkan, dari hasil road show pembentukan dan Deklarasi Seknas Ganjar di berbagai daerah, 50 persen Pengurus SGI adalah simpatisan lintas partai dan 40 persen lainnya nya adalah eks pengurus lintas partai, termasuk para veteran dari PDI-P. “Jika ternyata ada dukungan dari pengurus aktif dalam struktur PDI-P, baik di pusat maupun daerah, maka itu akan jadi suplemen yang menyehatkan dan kian menyemangati,” tandasnya.

Lebih jauh Teddy menegaskan, bukan Ganjar yang mengajukan diri jadi Calon Presiden, tapi rakyat lah yang mendorong dirinya agar bersedia memimpin negeri ini, menjadi Presiden RI ke-8 di 2024 nanti. (RN)