Kadin DKI Jakarta dukung pemberian vaksinasi kepada pengusaha dan pekerja secara menyeluruh

Jakarta, innews.co.id – Hari Buruh, yang jatuh pada 1 Mei ini, diperingati dengan cara berbeda oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi DKI Jakarta dan APINDO DKI Jakarta yakni, mengadakan vaksinasi Covid-19 bagi para pekerja.

Kegiatan yang diadakan di Pusat Pelatihan Kerja Daerah di Jakarta Timur tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Kementerian Kesehatan, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI.

Hj. Diana Dewi, SE., Ketua Umum Kadin Provinsi DKI Jakarta diangkat sebagai Komisaris Independen PT Angkasa Pura Supports, Jum’at (26/2/2021)

“Kegiatan kali ini kita fokuskan untuk melaksanakan pemberian vaksin dan pembagian sembako kepada para pekerja,” kata Diana Dewi Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, dalam siaran persnya yang diterima innews, Sabtu (1/5/2021).

Diana menambahkan, kegiatan ini diilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada para pekerja yang telah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di DKI Jakarta.

Dalam kegiatan ini, baik pengusaha maupun para pekerja tampak antusias mengikuti vaksinasi ini. Para pengusaha juga berkomitmen untuk menanggung biaya pelaksanaan tanpa memberatkan pekerja dan keluarganya.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada Kuartal I ini menunjukkan pertumbuhan yang terus membaik. Dunia usaha berharap pertumbuhan positif ini akan terus berjalan,” kata Diana yang juga CEO PT Suri Nusantara Jaya ini.

Lebih jauh Ketum Kadin DKI mengatakan, sudah sejak awal dunia usaha optimis dan menyambut gembira saat diperkenankan melakukan vaksin melalui jalur mandiri. “Kita ingin dengan pelaksanaan vaksin yang cepat, maka akan membentuk kekebalan kelompok,” ungkap Diana Dewi yang menjabat sebagai Komisaris Independen PT Angkasa Pura Supports ini.

Perekonomian Indonesia diproyeksi masih terkontraksi pada kuartal I-2021 sebesar 0,25 hingga 1%. Dan diprediksi benar-benar akan mencapai pertumbuhan yang positif pada Kuartal II/2021. Ini tak lepas dari kondisi pandemi Covid-19 yang belum juga berhasil ditangani 100%.

Namun demikian, beberapa pelaku usaha sudah merasakan adanya geliat ekonomi yang cukup besar di masyarakat. Beberapa pihak memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus naik seiring dengan penanganan pandemi melalui vaksinasi yang sudah mencapai 70% dari para pekerja dan pengusaha ini.

“Penanganan pandemi, termasuk vaksinasi harus terus digalakkan. Demikian juga penerapan protokol kesehatan (5 M) jangan kendor. Sebab, ini menjadi kunci pemulihan ekonomi di Indonesia,” pungkas Diana Dewi yang juga owner Toko Daging Nusantara ini. (RN)