Para pengurus Hanida Foundation dipimpin Sri Suparni Bahlil mengunjungi Dusun Cilele, Karawang Barat, Kamis (11/2/2021)

Karawang, innews.co.id – Kegelapan tak bisa mengusir kegelapan, hanya cahaya yang bisa melakukannya. 

Kalimat bijak diatas nampaknya mengilhami program ‘Sedekah Cahaya’ yang digulirkan Hanida Foundation sebuah lembaga nirlaba yang dipimpin Sri Suparni Bahlil istri Kepala BKPM Bahlil Lahadila.

Sebagai pengejawantahan program mulia ini, Suparni Bahlil bersama sejumlah pengurus Hanida Foundation melakukan lawatan ke Dusun Cilele, Kecamatan Teluk Jambe, Karawang Barat, Kamis (11/2/2021). Rombongan dengan penuh semangat menyambangi daerah yang belum teraliri listrik tersebut.

Rombongan Hanida Foundation membagikan bingkisan kepada anak-anak di Dusun Cilele, Karawang Barat

Perjalanan ke desa tersebut terbilang sangat berat karena selain belum beraspal, juga sempit dan berlumpur. Rombongan pun menggunakan mobil offroad, ditambah harus berjalan kaki lebih kurang 30 menit agar sampai di lokasi.

Dialog dan silahturahmi dengan warga Dusun Cilele berlangsung penuh kekeluargaan

Setibanya di lokasi, masyarakat dengan hangat dan ceria menyambut rombongan. Tenda tempat berlangsungnya silahturahmi dengan masyarakat setempat telah didirikan. Bak oase di padang gurun, kehadiran rombongan Hanida Foundation begitu menyejukkan.

Tempat berlangsungnya acara silahturahmi Hanida Foundation dengan warga Dusun Cilele, Kamis (11/2/2021)

Dengan lesehan, Suparni Bahlil beserta pengurus Hanida menyapa dan berdialog dengan masyarakat. Suparni Bahlil memotivasi anak-anak yang untuk ke sekolah harus berjalan kaki selama dua jam. “Saya betul-betul terharu dengan perjuangan anak-anak untuk bersekolah. Semoga anak-anak selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT dan tetap semangat belajar,” ujarnya.

Tak lupa Suparni Bahlil mengajak para ibu untuk tetap semangat dan berkarya demi keluarga.

Pembagian bingkisan langsung kepada anak-anak di Dusun Cilele

Pada kesempatan itu juga diberikan bingkisan kepada anak-anak berupa buku dan cokelat produksi UMKM binaan Hanida Foundation. Juga diberikan mukena dan Al Qur’an kepada pihak masjid untuk dapat digunakan beribadah bagi masyarakat setempat.

Kunjungan Hanida Foundation terkait dengan bantuan Limar (Listrik Mandiri Rakyat) produksi anak-anak santri. Sebelumnya, Dusun Cilele belum teraliri listrik. Karena itu, Hanida Foundation memprakarsai kehadiran Limar agar daerah ini tidak gulita. “Melalui program ‘Sedekah Cahaya’, kami berharap bisa menerangi desa ini dan mendukung aktifitas masyarakat. Kami ingin daerah ini menjadi bersinar terang gemilang,” imbuhnya.

Rombongan Hanida Foundation berkesempatan bertemu Syekh Muhammad Jaber adik Alm. Syekh Ali Jaber saat perjalanan pulang

Suparni Bahlil mengaku terkejut bahwa masih ada desa yang belum tersentuh listrik dan signal di Jawa Barat, mengingat Karawang merupakan satu satu kota industri.

Kegiatan Hanida Foundation selama di Dusun Cilele (atas); Kondisi jalan yang berlumpur dan licin harus dilalui rombongan Hanida Foundation (bawah)

Saat perjalanan pulang, rombongan Hanida Foundation berkesempatan jumpa dengan Syekh Muhammad Jaber yang tak lain adalah adik dari Alm. Syekh Ali Jaber yang kebetulan memiliki visi sama melanjutkan amanah Alm. Syekh Ali Jaber untuk bersedekah cahaya.

Hanida Foundation berkomitmen melaksanakan program ‘Sedekah Cahaya’

“Hanida Foundation berkomitmen untuk terus melakukan kolaborasi dalam melanjutkan amanah sedekah cahaya,” tukas Suparni Bahlil dalam laman Instagram Hanida Foundation. (RN)