Jakarta, innews.co.id – Pandemi Covid-19 membuat lebaran tahun ini memang terasa berbeda. Pun demikian halal bihalal yang sejatinya dengan saling bertemu, kini harus diadakan dalam bentuk lain.

Tanpa mengurangi makna halal bihalal, Yayasan Komunitas Cendikiawan Hukum Indonesia (YKCHI) bersama Ikatan Alumni Notariat (Ikanot) Universitas Diponegoro mengadakan Diskusi Hukum Virtual mengusung tema “Menghindari Jerat Hukum Dalam Keadaan The New Normal”, pada Jum’at (29/5/2020), pukul 13.00 WIB.

Hal ini disampaikan Otty Hari Chandra Ubayani, Ketua Umum YKCHI dan Ikanot Undip dalam siaran persnya yang diterima innews, di Jakarta, Minggu (24/5/2020). “Kami membuat terobosan model halal bihalal dalam bentuk diskusi hukum virtual. Ini juga mengingat pandemi Covid-19 yang belum berakhir,” kata Otty.

Menurutnya, tema ini diangkat sekaligus sebagai bentuk persiapan untuk berbagai pihak dalam menghadapi ‘the new normal’ pasca pandemi berlalu. “Kita selalu doakan agar wabah ini segera berakhir dan bisa kembali pada kehidupan normal,” tambahnya.

Diskusi menarik ini akan menghadirkan sejumlah pembicara kondang diantaranya, Prof. Dr. Gayus Lumbuun (Mantan Hakim Agung RI), Dr. Edmond Makarim (Pakar Hukum Telematika), Dr. Udin Narsudin (Praktisi Notaris/PPAT), dan akan dibuka (opening ceremony) oleh Otty H.C. Ubayani, SH., Sp.N., MH., (Ketum YKCHI dan Ikanot Undip).

Diharapkan para Notaris/PPAT, praktisi hukum, pengacara, ALB, dan masyarakat umum bisa mengikuti pembahasan yang dirasa sangat penting di masa pandemi ini. (RN)