Jakarta, innews.co.id – Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang sejatinya dilakukan oleh Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019 hampir pasti diundur ke periode berikutnya (2019-2024). Pasalnya, hingga kini tata tertib (tatib) pemilihan tak kunjung disahkan. Tatib ini menjadi pintu masuk sebelum dibentuk panitia pemilih (panlih) oleh Panitia Khusus (Pansus).

Dengan masih menggantungnya alias belum disahkannya tatib, maka bisa dipastikan proses pemilihan Wagub DKI akan dilaksanakan oleh Anggota DPRD DKI periode selanjutnya (2019-2024).

Ketika coba dikonfirmasi via telepon, Jum’at (2/8/2019), Muhammad Ongen Sangadji Ketua Pansus Pemilihan Wagub DKI membenarkan hal tersebut.

“Kalau melihat jadwal di dewan yang sangat padat, kemungkinan pemilihan Wagub DKI di periode 2014-2019 ini tidak dapat dilaksanakan,” ujarnya terbuka.

Namun, lanjut Ongen, yang terpenting draf tatib sudah rampung dilaksanakan, bahkan sudah diserahkan kepada Sekretaris Dewan pada 10 Juli lalu, tinggal disahkan pada rapat pimpinan gabungan (rapimgab). Hanya saja, sampai sekarang Rapimgab tidak juga terlaksana.

Hal senada dikatakan Bestari Barus Wakil Ketua Pansus Pemilihan Wagub DKI. Saat ditanya apakah pemilihan Wagub DKI bakal terealisasi di periode selanjutnya, melalui pesan pendek, Bestari secara singkat berkata, “Sepertinya akan begitu”.

Demikian juga Syarif, MSi., Ketua Fraksi Partai Gerindra, saat dihubungi mengatakan, “Kalau udah masuk bulan Agustus, ya potensi (pemilihan wagub) pada periode anggota baru”. (RN)