Koordinator Daerah Partai Golkar Wilayah Dapil III Meepago Yance Mote (ketiga dari kanan), di rumah kediaman Klemen Tinal, di Jalan Poros Cenderawasih SP3, Mimika, Papua, Rabu (26/5/2021) malam

Timika, innews.co.id – Sebagai bentuk penghargaan terhadap dedikasi dan pengabdian (alm) Klemen Tinal, pihak keluarga besar Tinal berharap, pemerintah mengabulkan keinginan mengganti posisinya, baik sebagai Wakil Gubernur Papua maupun Ketua DPD I Partai Golkar Papua, dengan Jansen Tinal yang tak lain adalah Anggota DPRD Papua.

Keinginan ini disampaikan pihak keluarga secara langsung kepada Koordinator Daerah Partai Golkar Wilayah Dapil III Meepago Yance Mote, kepada innews, Kamis (27/5/2021).

“Tidak bisa dipungkiri peran Klemen Tinal dalam membesarkan Partai Golkar di seantero Papua. Kerja kerasnya membuahkan hasil manis. Partai Golkar cukup produktif dengan lengkapnya keterwakilan mulai dari pusat sampai daerah. Misalnya, di DPR RI ada Trifena Tinal, Jansen Tinal di DPRP Papua, dan bahkan di Mimika Golkar memiliki enam kursi DPRD,” kata Yance.

Hal serupa juga terjadi di wilayah Meepago yang terdiri dari enam kabupaten (Mimika, Intan Jaya, Paniai, Dogiyai, Deyai, dan Nabire) dengan daftar pemilih tetap (DPT) 700 ribu jiwa, peran Partai Golkar sangat besar. Dan itu tak terlepas dari peran besar Klemen Tinal.

“Produktif atau suburnya Partai Golkar di Wilayah Adat Meepago ini tidak terlepas dari campur tangan kepemimpinan almarhum Klemen,” aku Yance.

Selain itu, menurut dia, dalam karir politiknya, Klemen menunjukkan kesetiaannya sebagai kader Partai Golkar, serta kepada bangsa dan negara. “Ini bukan hal kecil yang diberikan almarhum kepada bangsa dan negara. Sehingga sudah sepantasnya beliau mendapatkan penghargaan,” ujarnya.

Dia menambahkan, Klemen telah membuktikan sebagai seorang anak koteka Beoga bisa menjadi pemimpin besar. Klemen ketika mendampingi Gubernur Lukas Enembe selalu loyal dan tidak pernah membuat kegaduhan politik. Meski dihadapkan dengan berbagai macam polemik di daerah, Klemen dikenang sebagai pemimpin yang merangkul dan menghadapi masalah dengan senyuman. Dia bukan tipe pemimpin yang selalu menyalahkan orang lain.

Lebih jauh Yance mengaku dirinya telah menerima aspirasi dari masyarakat pendukung dan juga keluarga yang antara lain berharap agar almarhum Klemen Tinal diberikan penghargaan. Penghargaan dimaksud adalah pengganti Klemen Tinal diharapkan berasal dari keluarga almarhum, baik itu sebagai pengganti Wakil Gubernur Papua maupun Ketua DPD I Partai Golkar di Papua.

“Keinginan ini merupakan hal wajar, karena beliau sudah banyak berjasa bagi bangsa dan negara Indonesia, khususnya Papua,” tukas Yance. Dia mengatakan, keluarga dan masyarakat mendukung agar Jansen Tinal sebagai adik kandung almarhum bisa menempati Ketua DPD I Partai Golkar Papua dan mengisi jabatan Wakil Gubernur Papua mendampingi sisa masa jabatan Gubernur Lukas Enembe.

“Keinginan atau aspirasi ini secara tertulis sudah diserahkan kepada Sekretaris DPD I Partai Golkar Papua. Namun secara lisan, saya juga menerima hal yang sama,” terangnya.

Yance menambahkan, aspirasi ini wajib ditindaklanjuti demi penghargaan terhadap nilai kemanusiaan, bukan politik. Walaupun Partai Golkar memiliki AD/ART, tetapi tentu ada hal-hal yang tersirat di dalamnya untuk sebuah penghargaan yang harus diberikan kepada almarhum.

“Saya pikir tidak ada salahnya aspirasi dari masyarakat ini. Karenanya, kami akan bawa ke pusat sebagai tindaklanjutnya,” pungkasnya. (RN)