Hj. Diana Dewi Ketua Umum Kadin DKI Jakarta melakukan upacara bendera sekaligus aksi sosial kepada warga di sekitar TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Senin (17/8/2020)

Jakarta, innews.co.id – Sebelum kemerdekaan, image pahlawan bangsa acap kali diberikan kepada para pejuang di medan pertempuran. Kini, selayaknya gelar pahlawan disematkan kepada mereka yang nyata-nyata berjuang bagi bangsa dan negara di segala bidang, termasuk para pengusaha.

“Pengusaha adalah pahlawan di bidang ekonomi. Keberadaan para pengusaha mampu menggerakkan perekonomian di suatu negara yang muaranya pada kesejahteraan masyarakat luas. Tidak hanya itu, melalui bisnis yang dijalankan oleh para pengusaha, maka tercipta lapangan kerja yang tentu dapat merubah hidup seseorang,” kata Hj. Diana Dewi, SE., Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Provinsi DKI Jakarta dalam keterangannya kepada innews, bertepatan dengan Hari Pahlawan, Rabu (10/11/2021).

Dikatakannya, peran pengusaha demikian besar sebab mengurangi beban negara akan angka pengangguran. Selain itu, melalui pajak yang dibayarkan para pengusaha tentu akan mendorong pembangunan bangsa yang lebih baik lagi.

Hj. Diana Dewi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta tengah melakukan aksi sosial di wilayah Pondok Rangon, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu

Diana mengatakan, dengan motto ‘Tabah, Jujur dan Setia’, kami para pengusaha yang berhimpun di KADIN terus memberikan kontribusi dalam pembangunan, khususnya di bidang perekonomian. “Seorang pengusaha harus memiliki jiwa dan semangat pejuang untuk dapat terus berkontribusi bagi perkembangan perekonomian di Indonesia,” ujar Diana yang juga CEO PT Suri Nusantara Jaya ini.

Bagi Diana sendiri, seluruh pahlawan di Indonesia itu sangat menginspirasi dirinya. “Para pahlawan kita merupakan orang-orang yang hebat untuk dibidangnya masing-masing,” tuturnya. Dia mencontohkan, Ir. Soekarno merupakan seorang orator yang ulung, Moh Hatta merupakan seorang organisatoris yang handal, RA Kartini dengan ilmunya memperjuangkan kesetaraan kaum perempuan. Mereka saling berkontribusi dan berjuang dengan cara dan bidang yang mereka kuasai demi bangsa dan negara.

Lebih jauh owner Toko Daging Nusantara ini mengatakan, makna hakiki dari peringatan Hari Pahlawan adalah semangat para pejuang kemerdekaan yang harus dapat kita implementasikan dalam rangka mengisi kemerdekaan. “Semangat pantang menyerah itu harus tetap dikobarkan dalam diri kita di masa kini,” pinta wanita cantik yang juga Komisaris Independen PT Angkasa Pura Supports ini.

Diakuinya, generasi sekarang pun memiliki tantangan dan konteks perjuangan yang sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Untuk itu, sarannya, sesuai dengan filosofi para pahlawan kita, maka kita berjuang dalam bidang yang kita geluti masing-masing dalam mengisi kemerdekaan.

Menurutnya, kondisi saat ini memang sebuah kondisi yang sangat sulit. “Dahulu para pahlawan kita berjuang dengan fisik. Namun saat ini, ditengah paparan teknologi informasi yang sangat cepat dan masif menjadi sebuah ancaman tersendiri bagi bangsa Indonesia. Disinilah peran generasi muda saat ini untuk dapat berjuang di bidangnya masing-masing, baik itu di bidang teknologi, ekonomi, kesehatan masyarakat dan kesejahteraan masyarakat. Dan, semuanya bermuara bagi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya. (RN)