Kantor Pusat Kementerian ATR/BPN di Jakarta

Jakarta, innews.co.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah mengambil ancang-ancang sejumlah program yang akan diterapkan tahun depan. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPR RI, Senin (7/9/2020) lalu.

Ada 3 program unggulan Kementerian ATR/BPN memiliki pada 2021 yakni, yakni dukungan manajemen, program pengelolaan dan pelayanan pertanahan serta program penyelenggaraan penataan ruang.

“Rancangan program dan kegiatan Kementerian ATR pada 2021 yang dijabarkan dalam tematik pelaksanaan Rencana Strategis (Renstra) merupakan tahun Transformasi Digital,” jelas Sekretaris Jenderal Kementerian ATR Himawan Arief Sugoto, Senin (7/9/2020).
 
Transformasi digital saat ini terus dilaksanakan secara masif oleh Kementerian ATR/BPN, salah satu contohnya adalah pemberlakuan layanan Hak Tanggungan Elektronik (HT-el) secara nasional pada 8 Juli 2020.

Kegiatan tahun depan terkait transformasi digital yakni peningkatan kualitas data pertanahan dan ruang melalui transformasi data digital, lalu ada sistem/mekanisme pelayanan digital.

“Kita juga akan mengembangkan sarana dan prasarana yang sudah ada, lalu mengembangkan pegawai yang kita miliki. Terakhir adalah perlu dukungan regulasi terkait transformasi digital serta perlu pembentukan Project Management Office (PMO),” tambahnya.
 
Pelaksanaan transformasi digital juga bertujuan untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat dan sudah sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo, yang menginginkan terciptanya digital melayani atau ‘dilan’.

“Kegiatan percepatan transformasi digital sudah mendapat dukungan Kementerian Keuangan,” lanjut Sekjen.
 
Lebih lanjut, Sekjen juga menjabarkan bahwa pada tahun 2021 nanti akan ada kenaikan anggaran dibanding 2020 pascapenghematan. Kenaikan anggaran pada pagu anggaran sebesar 10,78 persen dan pagu indikatif sebesar 3,07 persen dari tahun sebelumnya. (RN)