Tim medis melakukan rapid test di pasar-pasar

Jakarta, innews.co.id – Perkembangan kasus positif di DKI Jakarta belum menunjukkan tanda-tanda menurun. Hingga Senin kemarin (24/8/2020), kasus yang tercatat secara akumulatif di Ibu Kota tembus 34.295 orang.

Bahkan, dalam sepekan terakhir, angka positivity rate atau persentase kasus positif di Jakarta masih berada di angka 10 persen. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 6,1 persen, tertinggi sejak awal pandemik Covid-19, dan di atas standar yang ditetapkan WHO yakni, persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Berdasarkan situs corona jakarta.go.id pada Selasa pagi (25/8/2020), ada data 25 kelurahan dengan kasus aktif Covid-19 tertinggi. Dari daftar 25 kelurahan tersebut, ada 5 kelurahan di Jakarta Pusat, 4 kelurahan di Jakarta Selatan, 7 kelurahan di Jakarta Utara dan Jakarta Timur, serta 2 di Jakarta Barat.

Kelurahan Mampang Prapatan di Jakarta Selatan tercatat sebagai kelurahan dengan kasus aktif Covid-19 tertinggi di Ibu Kota, dengan jumlah 77 orang yang terpapar Covid-19. Kemudian disusul Kelurahan Cilincing dengan 73 kasus aktif Covid-19 dan Kelurahan Duren Sawit dengan 65 kasus.

Berikut 25 kelurahan dengan jumlah kasus aktif Covid-19 tertinggi di DKI Jakarta per Selasa (25/8/2020):

1. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan: 77 kasus
2. Cilincing, Jakarta Utara: 73 kasus
3. Duren Sawit, Jakarta Timur: 65 kasus
4. Kramat Jati, Jakarta Timur: 55 kasus
5. Pademangan Barat, Jakarta Utara: 53 kasus
6. Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat: 52 kasus
7. Johar Baru, Jakarta Pusat: 50 kasus
8. Cilandak Timur, Jakarta Selatan: 47 kasus
9. Jagakarsa, Jakarta Selatan: 47 kasus
10. Pancoran, Jakarta Selatan: 47 kasus
11. Tambora, Jakarta Barat: 43 kasus
12. Kebon Kacang, Jakarta Pusat: 42 kasus
13. Penggilingan, Jakarta Utara: 42 kasus
14. Jati, Jakarta Timur: 40 kasus
15. Koja, Jakarta Utara: 39 kasus
16. Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara: 39 kasus
17. Cipayung, Jakarta Timur: 37 kasus
18. Klender, Jakarta Timur: 37 kasus
19. Semper Barat, Jakarta Utara: 37 kasus
20. Cempaka Baru, Jakarta Pusat: 35 kasus
21. Sukapura, Jakarta Utara: 35 kasus
22. Bidara Cina, Jakarta Timur: 34 kasus
23. Palmerah, Jakarta Barat: 34 kasus
24. Ciracas, Jakarta Timur: 32 kasus
25. Menteng, Jakarta Pusat: 31 kasus.

(RN)