Olly Dondokambey dan keluarga bersama Presiden Joko Widodo, di Istana Negara

Jakarta, innews.co.id – PDI-Perjuangan telah mengajukan beberapa kadernya untuk menggantikan Tjahjo Kumolo sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).

“Usulan sudah masuk ke Presiden. Nanti akan dikomunikasikan dulu ke Ibu Mega, baru akan diputuskan oleh Pak Jokowi,” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung kepada awak media, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (23/8/2022) kemarin.

Dia menjelaskan, pengganti Tjahjo merupakan keputusan bersama karena Presiden yang mempunyai hak prerogatif juga mendapatkan masukan dari PDI-Perjuangan dalam hal ini Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum.

Meski begitu, dirinya enggan membocorkan siapa kira-kira yang akan menjadi MenPAN-RB. “Nama pengganti Thahjo (Alm) sudah mengerucut. Pastinya kader terbaik partai,” sebutnya.

Sejumlah nama beredar di bursa MenPAN-RB, antara lain Ahmad Basarah, Azwar Anas, Djarot Saiful Hidayat, I Wayan Koster, dan Olly Dondokambey.

Ketika ditanyakan, Pramono sambil jalan pelan berujar, “Bisa iya, bisa juga tidak”.

Seperti diketahui Ahmad Basarah saat ini duduk sebagai Wakil Ketua MPR RI. Karir politiknya cukup gemilang, di mana pada periode 1999 – 2004, ia duduk sebagai anggota DPR RI melalui proses pergantian antar-waktu. Baru pada 2009 – 2014, 2014-2019, 2019-2024, ia terpilih sebagai Anggota DPR/MPR.

Azwar Anas dikenal sebagai politisi handal. Mantan Bupati Banyuwangi itu kini menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sejak 13 Januari 2022. Sementara Djarot Saiful Hidayat adalah Anggota DPR RI yang dulunya pernah menjadi Gubernur DKI Jakarta, meski hanya 5 bulan, menggantikan posisi Basuki Tjahja Purnama atau Ahok, yang tengah menghadapi perkara hukum.

I Wayan Koster kini menjabat sebagai Gubernur Bali. Ekonom yang juga pernah menjadi Anggota DPR RI ini sebelum berpolitik, lebih banyak berkecimpung dalam dunia pendidikan. Terakhir, Olly Dondokambey yang tak lain adalah Bendahara Umum DPP PDI-Perjuangan. Dia pun menduduki jabatan lain sebagai Gubernur Sulawesi Utara, setelah sebelumnya sebagai Anggota DPR RI. Olly disebut-sebut sebagai calon kuat untuk menggantikan Tjahjo Kumolo.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, ketika dikonfirmasi, hanya membenarkan bahwa PDI-P sudah memasukkan nama-nama pengganti Tjahjo. “Pastinya kader-kader terbaik yang diajukan,” ujarnya singkat, Senin (22/8/2022). (RN)