Acara webinar penutupan pelatihan teknologi oleh IWAPI, Senin (13/7/2020)

Jakarta, innews.co.id – Teknologi menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia dewasa ini. Seiring zaman, teknologi terus berkembang dalam rangka menjawab kebutuhan manusia. Pun teknologi telah merambah seluruh lini usaha. Meski demikian, tetap ada ruang bagi manusia sebagai pemakai dan pelaku usaha.

Demikian menjadi kesimpulan dari 10 series pelatihan teknologi yang digagas oleh Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) selama kurun waktu satu bulan terakhir. Meski ditengah pandemi Covid-19, pelatihan berjalan sukses dan menuai respon dan animo besar dari berbagai pihak.

“Dunia usaha sekarang telah bergeser dari yang tadinya analog menjadi digital. Ini harus kita syukuri. Perubahan tersebut tentu mendorong usaha yang dijalankan semakin maju,” kata Ir. Hj. Dewi Arimbi Alamsjah Wakil Ketua Umum X IWAPI yang membidangi IT, Pendidikan, UMKM, dan Kehumasan ini dalam diskuai virtual penutupan pelatihan teknologi, Senin (13/7/2020).

Ir. Hj. Dewi Arimbi Alamsjah Wakil Ketua Umum X IWAPI yang membidangi IT, Pendidikan, UMKM, dan Kehumasan

Bahkan, lanjutnya, dari mulai bangun tidur sampai tidur malam pun, teknologi menjadi sesuatu yang akrab dengan kita.

“IWAPI menangkap fenomena ini dan mengadakan pelatihan secara kontinu agar memperlengkapi perempuan Indonesia akan pengetahuan dan wawasan tentang teknologi,” tutur Arimbi yang memiliki beberapa unit bisnis, mulai dari perhotelan, pertambangan, dan lainnya ini.

Dia menguraikan, dalam 10 series pelatihan telah disampaikan berbagai pengetahuan mengenai teknologi seperti internet of things, artificial intelligence, robotics, cloud technology, dan lainnya. “Harapannya, perempuan-perempuan Indonesia semakin cerdas dalam memanfaatkan teknologi, terutama dalam membantu keluarga,” imbuhnya.

Para peserta menyadari rangkaian pelatihan teknologi bertajuk ‘Breakthrough with Technology to the Future’ ini masih belum cukup. Namun, setidaknya bisa membuka cakrawala berpikir dan menjadi pematik untuk berkreasi lebih jauh lagi.

Ir. Nita Yudi, MBA., Ketua Umum DPP IWAPI

Sementara itu, Ir. Nita Yudi, MBA., Ketua Umum DPP IWAPI menyampaikan bahwa IWAPI concern memberikan pelatihan mengenai teknologi kepada perempuan-perempuan Indonesia, terkhusus mereka yang memiliki usaha. “Sebagai organisasi perempuan pengusaha terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, IWAPI terus berjuang agar perempuan Indonesia memiliki harkat dan martabat yang tinggi lewat apa yang mereka bisa lakukan,” jelasnya dihadapan sekitar 500-an peserta webinar.

Sementara itu, Nanny Hadi Tjahjanto Ketua Umum Dharma Pertiwi memberikan apresiasi kepada IWAPI yang telah berjerih lelah mengadakan pelatihan teknologi hingga 10 series. “Ini bukan pekerjaan yang mudah. Namun, dengan penuh rasa tanggung jawab dan keseriusan, teman-teman IWAPI mampu melakukannya. Saya yakin, ini semata karena pengabdian kepada perempuan Indonesia,” tukasnya.

Nanny mengharapkan, perempuan Indonesia bisa mendapat manfaat dari pelatohan ini, baik secara pribadi maupun untuk pengembangan usahanya masing-masing.

Hal senada dikatakan Dewi Motik Pramono salah satu pendiri IWAPI. “Kita harus bisa mengikuti perkembangan teknologi. Jangan sampai ketinggalan. Untuk itu, kita harus terus belajar dan belajar,” serunya.

Arimbi menekankan, jangan alergi terhadap teknologi. “Jadikan teknologi sebagai alat untuk memajukan usaha kita untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik. Juga sebagai sarana silahturahmi, terutama di masa pandemi ini,” pungkasnya. (RN)