Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024

Jakarta, innews.co.id – Berbagai rumor negatif membayangi acara Pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih H. Ir. Joko Widodo- K.H. Ma’ruf Amin, 20 Oktober ini. Mulai dari aksi demo besar-besaran sampai huru-hara.

Mencermati kondisi demikian, relawan Jokowi, Negeriku Indonesia Jaya (Ninja), mengingatkan, jangan ada lagi demo-demo yang tidak jelas, termasuk demo terkait UU KPK yang sudah berlaku 17 Oktober kemarin.

“Jika tidak suka dengan produk UU tersebut, adik-adik mahasiswa bisa menempuh jalur hukum. Layangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Terus menerus berdemo tidak akan menemukan jalan keluar. Bahkan, demo sekarang ini dikuatirkan malah akan disusupi oleh pihak-pihak yang ingin menggagalkan pelantikan,” jelas Ketua Umum Ninja C Suhadi dalam rilisnya yang diterima innews, Jum’at (18/10/2019).

Lebih jauh Suhadi mengajak semua warga bangsa untuk menyambut pemimpin pilihan rakyat ini dan tidak lupa untuk tetap mengawal sampai masa jabatan 5 tahun mendatang. “Biarkan Pak Jokowi menyelesaikan kerjanya yang belum diselesaikan di periode pertama,” urainya.

Suhadi menjelaskan, ini momen untuk mempersatukan anak bangsa, karena tak ada lagi istilah pendukung 01 atau 02, tetapi saatnya kita menjalin persatuan dan kesatuan.

Meski merasa sangat bahagia sebagai relawan, namun Suhadi sadar ada larangan untuk merayakan pelantikan ini secara berlebihan. “Namun itu tidak mengurangi kebahagiaan karena sebentar lagi Pak Jokowi akan dilantik untuk periode keduanya. Semoga pelantikan beliau lancar sehingga bisa menjalankan di sisa periode kepemimpinannya dengan baik untuk Indonesia yang lebih maju,” seru Suhadi. (RN)