Drs. Eddy Ramon Torong, MM., Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI), memberi keterangan terkait Munas IV HMKI di Jakarta, Jumat (20/11/2020)

Jakarta, innews.co.id – Musyawarah Nasional (Munas) IV Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) akan diadakan di Brastagi, Karo, Sumut, 28-29 November 2020. Dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19, acara akbar ini rencananya akan dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

“Sejauh ini persiapan terus dilakukan oleh rekan-rekan panitia. Karena pandemi, maka peserta juga akan dibatasi, sekitar 100-an orang. Nantinya pun pelaksanaan acara tetap dilakukan berjarak antara satu peserta dengan lainnya,” kata Drs. Eddy Ramon Torong, MM., Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HMKI, saat ditemui di kantornya, di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Diterangkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bupati Karo dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Tanah Karo. Semua terkait acara sudah dilaporkan ke pihak Gugus Tugas.

Selain akan disampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2015-2020, juga agenda lain adalah pemilihan Ketua Umum DPP HMKI periode 2020-2025. Mereka yang punya hak pilih, di tingkat DPP ada 11 orang, juga di DPD dan DPC, masing-masing 3 suara.

Saat ini, HMKI telah memiliki 10 DPD, termasuk yang ada di Belanda, dimana ketika itu Ramon Torong yang langsung melantik, April 2018 silam. Bahkan, jika bukan gegara pandemi, mungkin sudah dilantik DPD di Amerika Serikat.

Disinggung soal kendala selama 5 tahun memimpin organisasi ini, Ramon mengatakan, ini organisasi non-profit dan lebih ke sosial. Namun, masih saja ada ‘bahasa-bahasa’ yang miring. “Kami (pengurus) menjalani semua dengan niat tulus untuk kemaslahatan masyarakat Karo, bukan untuk kepentingan pribadi,” jelasnya.

Diakuinya, sejak menerima estafet kepemimpinan, dirinya sadar betul bahwa organisasi ini bila dikembangkan akan memberi manfaat bagi masyarakat Karo. Itu yang terus menggelayuti pemikirannya. Sehingga dalam setiap program, selalu ditujukan bagi kepentingan warga Karo secara luas.

“Saya berharap di Munas, bisa muncul kader-kader HMKI yang mumpuni. Memang berdasarkan AD/ART, dimungkinkan jabatan Ketum dua periode berturut-turut, namun bila memang ada kader terbaik, kita akan support,” tukas Ramon.

Dirinya menyerahkan kepada peserta kongres nantinya untuk memilih sosok yang terbaik untuk memimpin HMKI kedepannya.

Saat Munas nanti juga akan diisi dengan launching Buku Jandi la Surong karya Muhammad Tempel Tarigan dan 100 Tokoh Karo Inspiratif yang dirilis Yayasan Terang Kemuliaan Indonesia. (RN)