Jakarta, innews.co.id – Menindaklanjuti pertemuan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, maka diadakan kegiatan Peningkatan Pemahaman Undang-Undang Bidang Politik yang merupakan Angkatan XIX terkait Penyelenggaraan Pemilu 2019.

Dalam sambutannya Drs. Taufan Bakri, MSi. Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatakan, Pemilu di DKI Jakarta sejatinya berlangsung damai.

“Tidak bisa dipungkiri Pemilihan Umum bisa melahirkan gesekan, tapi hendaknya itu hanha sebatas di pemikiran saja. Jakarta perlu dukungan dari semua elemen masyarakat karena semua warga adalah aset Jakarta yang mampu saling menguatkan dan menciptakan stabilitas lokal dan nasional,” ujarnya.

Peserta acara Kesbangpol dari FPK Jakarta Timur

Ditambahkannya, Jakarta sangat beragam karena itu harus dijaga, dipelihara, dan dirawat dengan sebaik-baiknya.

“Naiknya indeks demokrasi di DKI Jakarta di 2018 juga karena peran warganya. Karena itu, peran serta masyarakat sangat besar,” kata Taufan.

Pada Pemilu 2019, ada 28.243 TPS di wilayah Jakarta. Taufan mengimbau agar berbagai lembaga kemasyarakatan bisa mengajak warga Jakarta untuk berpartisipasi dalam Pemilu nanti.

Hal lainnya, lanjut Taufan, perlu diperhatikan soal keamanan di Jakarta. “Kita ciptakan peran serta warga Jakarta yang tinggi dalam Pemilu 2019 dibarengi dengan keamanan yang baik,” seru Taufan. (RN)