Pengurus Kadin DKI Jakarta pasca dilantik di Balai Kota, Jakarta

Jakarta, innews.co.id – Di 2020, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta memprediksi perekonomian DKI sekitar 5,8-6,0 persen.

Hal ini dikatakan Ketua Umum KADIN DKI Jakarta, Diana Dewi, di Jakarta, Kamis (27/2/2020). Menurutnya, penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Jakarta adalah dari ekspor, sekitar 42%, khususnya pada ekspor antar-daerah, di tengah menurunnya kinerja ekspor luar negeri.

Sementara itu, konsumsi rumah tangga (RT) akan membaik di angka 5,8-6,2% sementara konsumsi pemerintah sebesar 16,4-16,8%. Adapun untuk ekspor luar negeri akan berada dalam pertumbuhan 4,2- 4,6% dan impor luar negeri mencapai 10,0-10,5%. Dari sisi investasi, diperkirakan akan tumbuh sekitar 4,2%.

Lebih jauh Diana mengatakan, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, pihaknya akan menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin DKI Jakarta pada 5 Maret 2020, dengan tema ‘Mengembangkan Potensi Ekonomi Baru di Provinsi DKI Jakarta Pasca Perpindahan Ibukota Negara’, dan sub tema ‘Kadin bersama Pemprov DKI Jakarta, Bersinergi Mewujudkan Jakarta Sebagai Pusat Bisnis, Jasa, Perdagangan dan Pariwisata’.

Pemilihan tema, kata Diana, tidak lepas dari dinamika pemerintah pusat yang mentargetkan Undang-Undang Perpindahan Ibu Kota diterbitkan pada Juni 2020. Untuk itu, dampak pemindahan ibukota perlu diantisipasi Kadin Provinsi DKI Jakarta dengan program kerja yang tepat, agar pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang selama ini mendukung kegiatan kantor-kantor Kementerian/Badan/ Lembaga Negara, tetap eksis atau ikut pindah ke ibu kota baru.

“Pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur akan berdampak kepada suplai barang, jasa dan tenaga kerja ke Jakarta,” ujar Diana Dewi.

Para pakar ekonomi memperkirakan sekitar 24% kegiatan ekonomi yang selama ini pendukung kegiatan Lembaga Legislatif, Kementerian/ Lembagadan TNI-Polri akan terdampak. Bila jumlah usaha di DKI saat ini sekitar 1,24 juta (data BPS), maka sekitar 300.000 (24%) usaha penunjang yang akan terkena dampak pemindahan ibukota ke Kalimantan Timur. (IN)