Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar

Jakarta, innews.co.id – Persoalan karantina wilayah Papua terkait penyebaran Covid-19, belum direspon oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Masalahnya, karena memang masalah tersebut sudah diatur di Undang-Undang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar, beberapa saat lalu. “Pak Mendagri tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagai respons soal karantina wilayah Papua terkait penyebaran virus corona jenis baru, Covid-19,” ujarnya.

Diinfokan, penetapan karantina wilayah (lockdown) dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. “Karena untuk penetapan karantina wilayah dilakukan sesuai UU Nomor 6 Tahun 2018, itupun dilakukan setelah melalui koordinasi dengan Menkes dan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” urai Bachtiar.

Merujuk Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 ini, ada beberapa macam jenis karantina yaitu Karantina Rumah, Karantina Wilayah, dan Karantina Rumah Sakit.

Penjelasan dan syarat dilakukan karantina tersebut kemudian diatur dalam beberapa pasal di dalamnya. Dengan demikian, Mendagri tidak pernah berkomentar soal karantina di wilayah manapun termasuk wilayah Papua, karena telah diatur tegas oleh Undang-Undang, dan dikoordinasikan secara resmi melalui Menteri Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang telah dibentuk. (RN)