Para tokoh marga Manurung dohot Boruna usai peresmian website manurung-belanja.com di Jakarta, Minggu (1/9/2019)

Jakarta, innews.co.id – Peluang bisnis di dunia maya ditangkap oleh Keluarga Besar Manurung dohot Boruna se-Indonesia dengan membangun usaha e-commerce dengan mendirikan PT Manurung Capital Indonesia (MCI) yang dipimpin Prof. Dr. Adler Haymans Manurung.

Peresmian website manurung-belanja.com, dilakukan di Kompleks Mitra Matraman, Jakarta, Minggu, (1/9/2019). Sejumlah tokoh marga Manurung menghadiri acara tersebut.

Pembuatan bisnis online ini merupakan hasil dari patungan paguyuban Patambor Indonesia.

Penggutingan pita peresmian di Jakarta, Minggu (1/9/2019)

Kelebihan dari manurung-belanja.com dibanding website serupa adalah, di dalamnya ikut dipasarkan memiliki produk- produk khas Batak seperti tas ulos, tandok, dan produk.

Langsung melesat, manurung-belanja.com menjalin kerjasama dengan produsen maupun supplier besar sehingga varian produk akan semakin banyak dan harga jual lebih bersaing.

Menurut Adler Manurung, dalam proses pengiriman barang maksimal 3 jam sampai ke tangan konsumen. Bagi supplier atau pemilik produk juga hanya membayar fee maksimal 1 persen dari nilai penjualan kepada PT Manurung Capital Indonesia.

Menurut Adler, dalam 2 minggu kedepan, website belanja ini sudah bisa diunduh di Google Playstore. Dengan motto ‘Bersama Melayani Sesama”, manurung-belanja.com ingin membuat jasa pelayanan yang terbaik dari semua maret place yang ada saat ini.

Lebih jauh Adler mengatakan, ide untuk membuat e-commerce ini muncul dua bulan lalu, nantinya terobosan akan dilakukan paguyuban Patambor Indonesia ke banyak bisnis start up.

“Kita memiliki kemauan untuk membangun bersama ekonomi Indonesia dari bawah PT Manurung Capital Indonesia sebagai sebuah perusahaan holding yang saat ini mengelola manurung-belanja.com akan terus mengembangkan e-commerce dan e-social education serta e-investasi yang saat ini sedang dikembangkan,” tandasnya.

Sementara Edison Manurung, SH., MM., tokoh Batak sekaligus mantan Ketua DPP KNPI mengatakan, “Kami membuat PT MCI ini adalah untuk memperdayakan semua potensi Marga Manurung agar dapat satu sama lain merasakan keberadaan Organisasi Patambor ini”.

“Kita bukan hanya berbisnis, tapi juga mencoba mengikuti perkembangan jaman serta bagaimana menerapkan prinsip tolong menolong,” tegasnya.

Saat ini, lanjut Edison, jumlah anggota Patambor sudah ratusan ribu jiwa dan tersebar di seluruh Indonesia.

“Organisasi Patambor Indonesia sudah terbentuk mulai tingkat desa, kecamatan, kotamadya, kabupaten, dan provinsi se-Indonesia. Juga sudah memiliki Akte Notaris dan SK Menteri Hukum HAM. Selain itu, sudah ada Yayasan Patambor Indonesia, dimana saya juga pernah duduk sebagai Ketua Umum Yayasan Patambor Indonesia,” terang Edison. (RN)