Expo PLUT-KUMKM di Cianjur (Dok.Kemenkop dan UKM)

Cianjur, innews.co.id – Berbagai upaya promosi dilakukan oleh pemerintah dalam rangka lebih memaksimalkan kinerja dari KUMKM. Salah satunya seperti yang digelar di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, (15-16/3) ini.

Kemenkop dan UKM melalui Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha bekerjasama dengan Dinas Koperasi UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kab Cianjur, PT Telkom dan Bulog menggelar Expo PLUT-KUMKM Kab Cianjur, pada 15-16 Maret 2018 di Gedung PLUT KUMKM Kab Cianjur.

Menurut Asdep Pendampingan Usaha, Eviyanti Nasution, “Kegiatan ini merupakan sarana promosi PLUT-KUMKM sekaligus produk unggulan binaan Konsultan Pendamping PLUT-KUMKM Kabupaten Cianjur.”

Berbagai acara dihadirkan seperti pentas seni budaya lokal, seminar “Strategi Pengembangan Produk Unggulan Kab. Cianjur”, pameran, pemberian penghargaan bagi UKM binaan PLUT-KUMKM, berbagai lomba, Sosialisasi program WiCo 2.0 PT Telkom, Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog, Layanan Standardisasi BSN dan Layanan Pembiayaan LPDB-KUMKM.

Menurut Eviyanti, event-event semacam ini harus terus dilakukan secara rutin karena dampaknya sangat luas baik untuk PLUT-KUMKM itu sendiri maupun Koperasi dan UKM di wilayah Kabupaten Cianjur, kegiatan serupa juga pernah dilakukan di PLUT Kabupaten Subang.

“Kami sadar pembinaan dan pengembangan Koperasi dan UKM kalau hanya mengandalkan sumber daya yang ada pada Kementerian Koperasi dan UKM, daya dorongnya kurang maksimal, untuk itu dengan keterbatasan APBN yang ada sinergi dengan berbagai pihak mutlak diperlukan,” ujarnya dalam rilis yang diterima innews.

Sinergi itu mutlak diperlukan, apalagi tantangan Koperasi dan UKM dari waktu ke waktu semakin berat, utamanya dalam persaingan baik persaingan pasar MEA maupun persaingan pasar global lainnya. Untuk itu kita harus terus menerus berbenah. Strategi dan caranya adalah memperkuat SDM, infrastruktur, peningkatan bahasa, mentalitas, kolaborasi, kompetensi, jumlah produksi, kualitas produk, update produk berkelanjutan dan lain sebagainya.

Eviyanti juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur yang telah berhasil meningkatkan status kelembagaan PLUT-KUMKM menjadi UPTD. Hal ini dapat menjadi contoh bagi PLUT-KUMKM di wilayah lainya. Sementara PLUT-KUMKM sebagai pusat layanan bagi KUMKM juga harus terus berbenah agar dalam memberikan layanan dapat lebih professional, efekfif dan efisien. Ke depan PLUT-KUMKM harus mandiri tidak ada ketergantungan dari Pemerintah. (RN)