Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan

Jakarta, innews.co.id – Ulang tahun (HUT) koperasi ke-73 tahun 2020, ditandai dengan keluarnya Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penyaluran Pinjaman atau Pembiayaan Dana Bergulir oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) – Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan dalam siaran persnya, Sabtu (4/7/2020). “Peraturan tersebut ditandatangani Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki tanggal 26 Juni 2020,” jelas Rully.

Menurutnya, dengan keluarnya Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 4 Tahun 2020 Kemenkop UKM sudah menyelesaikan transformasi LPDB.

Perubahan mendasar, jelasnya, LPDB yang semula dibolehkan untuk menyalurkan pembiayaan melalui Bank Umum/BPD dan BPR, sekarang sesuai dengan political will Menkop dan UKM berubah drastis menjadi 100% kepada Koperasi dan UKM dengan komoditi prioritas adalah pangan dan orientasi ekspor.

“LPDB yang semula proses pembiayaannya sangat rigid, seperti pola pembiayaan perbankan antara lain dengan menetapkan persyaratan neraca surplus dua tahun berturut-turut, sekarang berubah drastis dengan mengedepankan risiko (risk based) yaitu legalitas, kemampuan mengembalikan dan kecukupan jaminan,” tukas. (RN)