Jakarta, innews.co.id – Putri dari Hashim Djojohadikusumo yang tak lain keponakan dari Prabowo Subianto digadang-gadang untuk menggantikan posisi Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Munculnya nama Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang kini duduk sebagai anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra ini terasa cukup mengagetkan.

Namun, arus bawah, khususnya di kalangan kelompok milenial nampaknya melirik Saraswati karena dipandang memiliki kapabilitas serta kemampuan yang mumpuni untuk duduk sebagai orang nomor dua di Ibu Kota Negara ini.

Menanggapi adanya dukungan tersebut, ketika dikonfirmasi, Sara–sapaan akrab Saraswati mengaku kaget namanya muncul sebagai salah satu kandidat Wakil Gubernur DKI Jakarta.

“Wah, saya kaget juga nama saya muncul. Saya tidak tahu menahu. Saya sebenarnya tidak ada ambisi untuk jabatan sama sekali. Setidaknya bukan untuk saat ini,” ujarnya lewat pesan singkat yang diterima innews, Kamis (20/9) malam.

Meski begitu, dirinya tidak menampik bila itu menjadi keinginan dari warga Jakarta serta didukung oleh teman-teman seperjuangan ia menghormati dan memberi apresiasi besar.

“Saya tentunya menghormati proses yang sedang berjalan di pimpinan partai dan keputusan ada di mereka. Namun, sebagai pejuang kesejahteraan rakyat, sebagai pelayan rakyat saya tentunya harus siap jika amanah dan mandat itu (sebagai Wagub DKI Jakarta) diberikan,” ujar Sara.

Sejujurnya, lanjut dia, ini baru dengar beberapa hari terakhir bahwa ada gerakan dukungan seperti ini.

Beberapa pihak yang enggan disebutkan namanya mengaku, Sara adalah sosok yang pas untuk memimpin Jakarta.

Saat ini Jakarta sedang gencar-gencarnya mengembangkan ekonomi kreatif berbasis teknologi. Tentu dibutuhkan sosok yang mampu menjawab tantangan ini sehingga Jakarta bisa menjadi kota teknologi kelas dunia. (RN)