Ketua Fraksi NasDem DKI Wibi Andrino

Jakarta, innews.co.id – Ketidakpatuhan warga Jakarta terhadap larangan mudik berbuah pahit, di mana 596 pemudik yang kembali ke Jakarta terindikasi Covid-19, berdasarkan tes usap antigen di pos penyekatan arus balik dan sejumlah markas kepolisian sektor.

Keprihatinan mendalam disampaikan Ketua Fraksi NasDem DKI Wibi Andrino. “Saya prihatin dengan didapatkannya 596 pemudik yang kembali ke Jakarta terindikasi Covid-19. Itu tidak akan terjadi jika saja mereka taat dan patuh akan protokol kesehatan anti-Covid-19. Apalagi, pemerintah telah mengeluarkan aturan larangan mudik Lebaran 2021,” ujar Wibi di Jakarta, Rabu (26/5/2021).

Saat ini, sambung Wibi, pemerintah pusat dan daerah sedang bekerja keras memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Sebagai warga Ibu Kota, seharusnya sadar betul akan pentingnya protokol kesehatan anti-Covid-19.

Di sisi lain, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini, mengapresiasi jajaran Polda Metro Jaya dalam melakukan pemeriksaan terhadap pemudik yang kembali ke Jakarta.

Menurutnya, langkah-langkah preventif seperti yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, memang sangatlah penting.

Dalam kegiatan yang dilakukan selama 9 hari, dari 92 ribu masyarakat yang kembali ke Jakarta, Polda Metro Jaya menemukan 596 pemudik yang kembali ke Jakarta terindikasi Covid-19.

Data pemeriksaan tes usap antigen tersebut adalah data pemeriksaan pada 16-25 Mei 2021. Polda Metro Jaya sendiri akan memperpanjang masa operasi penyekatan arus balik hingga pekan depan, 31 Mei 2021. Perpanjangan penyekatan dimaksudkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 usai libur Idul Fitri. (RN)