Raja Sapta Oktohari Ketua Komite Olimpiade Indonesia memaparkan kesiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032

Jakarta, innews.co.id – Presiden Joko Widodo secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya lantaran tidak berkibarnya Merah Putih di Piala Thomas 2020 meski tim bulutangkis Indonesia menjuarainya.

Hal itu dikatakan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari usai bertemu Presiden Jokowi di Roma, Italia, Sabtu (30/10/2021) waktu setempat.

“Saat saya melaporkan, Presiden menyatakan kekecewaannya akan insiden tersebut. Apalagi ini menyangkut nama bangsa dan negara. Semua juga marah dengan situasi seperti ini. Apalagi Pak Jokowi ‘kan selalu punya perhatian khusus ke olahraga,” ungkap Oktohari mengulang pernyataan Jokowi.

Presiden juga meminta Raja Sapta untuk secepatnya menyelesaikan sanksi WADA dan lepas dari jeratan tersebut. Pada pertemuan tersebut, Raja Sapta, melaporkan progres yang dikerjakan tim Satgas Percepatan Pembebasan Sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) yang dipimpinnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia menjelaskan, sudah melakukan koordinasi ke semua pihak agar sanksi ini bisa segera dicabut. “Besok tanggal 2 (November) akan ada rapat besar dengan semua stakeholders. Kita semua berharap ada harapan dan lepas dari sanksi ini dan bendera Merah Putih bisa berkibar lagi di ajang olahraga internasional,” imbuhnya.

Lebih jauh ia menambahkan, Presiden berpesan untuk mempercepat proses pencabutan sanksi WADA terhadap Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) karena Indonesia memiliki banyak event ke depan. Presiden juga tegas menyampaikan masalah investigasi, beliau meminta semuanya harus dituntaskan secara transparan. (RN)