Dr. Pieter Ell advokat senior dan Ketua DPC Peradi Jayapura

Jakarta, innews.co.id – Prosesi pemakaman aktivis kemerdekaan Papua Filep Karma bisa berjalan lancar, antara lain karena adanya pengawalan dari personil Polda Papua. Iring-iringan yang menyertai jenazah pria bernama lengkap Filep Jacob Semuel Karma (62 tahun) yang wafat pada Selasa, 1 November 2022, di Pantai Base G, Jayapura, itu berjalan tertib hingga sampai ke pemakaman.

Dilaporkan, jenazah Filep Karma diberangkatkan dari rumah duka di Kawasan Dok V Atas, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura sekitar pukul 14.30 WIT dan tiba di Tempat Pemakanan Umum (TPU) Waena, Batas Kota, Papua, sekitar pukul 19.30 WIT.

Warga Papua tampak menyemut mengantarkan jenazah Filep Karma ke tempar peristirahatan terakhirnya

“Saya mengapresiasi langkah Kapolda Papua dan jajarannya dalam menjamin proses pemakaman sehingga dapat berjalan lancar dan aman,” kata Dr. Pieter Ell, advokat senior yang juga Ketua DPC Peradi Jayapura periode 2022-2027 ini, dalam keterangan persnya yang diterima innews, Kamis (3/11/2022).

Menurutnya, pengamanan yang dilakukan jajaran Polda Papua sangat humanis dan menghindari berbagai macam indikasi saat arak-arakan jenazah Filep Karma dari Dok 5 menuju tempat pemakanan di Waena.

Jenazah Filep Karma disemayamkan di rumah duka

“Pendekataan humanis dan penuh kasih seperti itu sangat pas diterapkan di Papua. Karenanya siapapun pejabat atau aparat hukum di Papua harus mengedepakan pendekatan dengan kasih,” tutur Pieter yang kerap menangani perkara di Mahkamah Konstitusi ini.

Pria berbadan tegap yang juga dikenal sebagai aktor layar lebar ini beranggapan, pola pendekatan pengamanan yang humanis sudah terbukti dan teruji dalam dua peristiwa penting, yakni saat pemakaman almarhum Theys Eluay dan almarhum Filep Karma sehingga berjalan dengan aman dan lancar.

Ribuan warga memadati sisi bahu jalan yang dilintasi mobil jenazah yang membawa Filep Karma hingga ke pemakaman. Massa kian tumpah ruah saat iring-iringan jenazah Filep Karma memasuki wilayah Abepura. Warga papua bergabung dan mengikuti long march ke lokasi permakaman hingga memakan waktu sampai 5 jam untuk tiba ke lokasi TPU.

“Kejadian hari ini mengingatkan pada peristiwa 2001 lalu saat jenazah Theys Eluay diarak dari RS Dok II menuju tempat peristirahatan terakhir di Sentani,” seru pengacara Baim Wong ini.

Jenazah Filep Karma baru tiba di tempat pemakaman malam hari karena massa yang tumpah ruah ke jalan

Aktor yang pernah bermain dalam film ‘Bodyguard Ugal-ugalan’ bareng Syahrini ini, mengaku sangat kehilangan atas kepergian Filep Karma. “Beliau begitu konsisten menyuarakan hak-hak orang Papua,” kata Pieter Ell, yang juga ikut bermain sebagai bintang tamu di tayangan Keluarga Epen Cupen Series.

Dia mengatakan terakhir ketemu dengan almarhum pada Mei 2022. Bahkan sempat makan malam bersama. “Terakhir ketemu langsung pada Mei 2022 di daerah Ruko Dok II. Kita makan malam dengan Haris Azhar dan waktu itu beliau sempat mengatakan puji sukur karena semua masih dapat bertemu dan makan malam bersama,” tukas Pieter menyitir ucapan almarhum Filep Karma. (RN)