Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Provinsi DKI Jakarta Hj. Diana Dewi bersama Wali Kota Jakarta Timur H. Anwar menggunting pita dalam peresmian Mushollah An-Nur yang terletak Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021) lalu

Jakarta, innews.co.id – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Provinsi DKI Jakarta Hj. Diana Dewi bersama Wali Kota Jakarta Timur H. Anwar meresmikan Mushollah An-Nur yang terletak Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021) lalu.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Ketum Kadin DKI Jakarta dan Wali Kota Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jakarta Timur mengatakan, pembangunan mushollah ini murni tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), melainkan merupakan CSR (Corporate Social Responsibility) dari PT Suri Nusantara Jaya, perusahaan distributor daging nasional.

Prasasti yang telah ditandatangani di Mushollah An-Nur, Cipayung, Jakarta Timur

Sementara itu, Diana Dewi bersyukur pengerjaan musholla ini dapat selesai ditengah pandemi Covid-19. “Kita bersyukur dapat menyelesaikan pembangunan mushollah ini meski di masa pandemi,” ujar Diana Dewi yang juga CEO PT Suri Nusantara Jaya ini.

Dia mengakui, dana yang digunakan untuk pembangunan merupakan CSR dari perusahaannya. “Kami sangat senang, di mana dana CSR yang ada bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat banyak,” tutur Diana yang juga Komisaris Independen PT Angkasa Pura Supports ini.

Diana Dewi berharap, sarana ibadah ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pegawai kelurahan dan warga sekitar. “Kita harapkan warga yang berkunjung ke kantor kelurahan maupun pegawai bisa lebih aman dan nyaman beribadah,” tukasnya.

Anwar juga meminta jajaran aparatur kelurahan untuk menjaga mushollah ini dengan baik agar tetap bersih dan terawat. Sehingga aman dan nyaman untuk beribadah.

Karena saat ini pandemi Covid-19, khususnya di Jakarta masih tinggi, Diana dan Anwar meminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, terutama saat menjalankan kegiatan ibadah di tempat ini. (RN)