Ketum DPP KMDT Edison Manurung bertemu dengan I Nyoman Nuarta arsitek Istana Negara di Ibu Kota Negara yang baru, di Bandung, Sabtu (14/5/2022)

Jakarta, innews.co.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) bertemu dengan arsitek Istana Negara di Ibu Kota Negara (IKN) baru I Nyoman Nuarta di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (14/5/2022). Dalam pertemuan yang penuh kekeluargaan tersebut, berbagai ide-ide kreatif terkait pembangunan Kawasan Danau Toba muncul.

“Saya bertemu dengan Nyoman Nuarta dan berbagi cerita. Beliau memberikan pandangan dan masukan terkait bagaimana menjadikan Danau Toba semakin populer di dunia internasional,” kata Edison Manurung dalam keterangannya yang diterima innews, Sabtu (14/5/2022).

Pada pertemuan tersebut, Nyoman Nuarta mengatakan dirinya sudah beberapa kali ke Danau Toba. “Namun, saya melihat belum ada karya nyata dan peran insan di Kawasan Danau Toba. Untuk itu, perlu diperkuat hospitality kepada anak-anak sedini mungkin,” kata Nuarta.

Caranya, bisa dibuat semacam buku panduan bergambar dengan cerita atau bahasa yang mudah dimengerti oleh anak-anak. Misal, bagaimana cara menyambut wisatawan dan membuat mereka senang dan betah di Danau Toba. Ini bisa dilakukan bekerjasama dengan Kementerian Dikbud, Pariwisata, atau Pemda setempat.

“Tidak ada yang meragukan keindahan alam Danau Toba. Tapi, karya nyata manusianya belum ada. Komposisinya harus keindahan alam sebagai anugerah dari Sang Pencipta dibarengi dengan action dari manusianya, akan memberi nilai yang lebih,” imbuhnya.

Nuarta mencontohkan, ketika dibuat Garuda Wisnu Kencana (GWK) sekitar 30 tahun silam, di mana baik pemerintah setempat, pemerintah pusat, maupun pihak lainnya tidak mendukung. Akhirnya, butuh waktu 28 tahun untuk menuntaskan GWK. “Dari awal kita sudah buat business plan-nya, termasuk perkiraan wisatawan yang akan hadir, berapa jumlah pesawat yang akan landing di bandara, dan sebagainya. Semua kita susun rapih,” urainya.

Edison menuturkan, dirinya secara khusus mengajak Nyoman Nuarta untuk hadir dan memberikan pencerahan pada Rakernas KMDT di Kabupaten Samosir, 29-30 September 2022.

“Saya berharap nanti Pak Nyoman bisa memberikan masukan-masukan berharga, baik kepada KMDT maupun Pemda setempat terkait upaya konkrit untuk kian mempopulerkan Danau Toba ke mancanegara,” tuturnya. (RN)