Dua tahun memimpin Young Lawyers Committee (YLC) memiliki kisah tersendiri bagi Andra Reinhard Pasaribu Ketua Umum YLC

Jakarta, innews.co.id – Dua tahun memimpin Young Lawyers Committee (YLC) memiliki kisah tersendiri bagi Andra Reinhard Pasaribu. Dibawah kepemimpinannya, para advokat muda telah melakukan berbagai kegiatan positif, tidak hanya sebatas sharing pengetahuan dan pengalaman, tapi juga membangun komunikasi dan spirit kebersamaan.

“Tentu bukan perkara mudah memimpin organisasi advokat muda ini. Namun, dengan semangat kebersamaan, kami coba lakukan berbagai hal yang memang berorientasi pada kebutuhan para pengacara muda,” kata Andra Pasaribu, kepada innews, usai acara YLC Golf Ramadhan Charity, di Lapangan Golf Senayan, Jakarta, Senin (18/4/2022).

Penyerahan piala kepada pemenang event
YLC Ramadhan Golf Charity

Diakuinya, tentu ada kendala dalam membangun organisasi ini. Salah satunya adalah kebanyakan advokat muda masih berorientasi pada pekerjaan dan karir. Kurang begitu memikirkan berorganisasi. “Disinilah peran YLC untuk coba membangun kesadaran agar para advokat muda dapat melek organisasi,” ungkap Andra.

Karena getol bekerja, maka para advokat muda terikat akan waktu, sehingga sulit untuk menjadwalkan kegiatan bersama dalam organisasi. Namun, perlahan kita coba membangun kesepahaman akan pentingnya berorganisasi sebagai sebuah sarana bersosialisasi dan saling mengenal satu sama lain.

“Di YLC, kita sangat terbuka dan mendorong para advokat muda untuk mau bersosialisasi dan berorganisasi dengan baik. Sebab, tidak ada ruginya berorganisasi. Justru banyak manfaat yang akan diperoleh,” ungkap Andra lagi.

Harapan kami, sambungnya, melalui YLC ini para advokat muda dalam sharing knowledge dan pengalaman satu dengan yang lain. “Mungkin kita akan bertemu di pengadilan. Mungkin juga kita akan berhadapan dalam sebuah perkara. Tapi dengan saling mengenal satu sama lain, maka setidaknya kita bisa saling menghargai dan menjaga etika satu dengan yang lain,” tukasnya.

Tak hanya itu, kata Andra, melalui YLC, maka akan dibangun kesadaran dari para advokat muda untuk bersatu dan melupakan friksi-friksi yang ada sekarang ini. “Kita maunya semua advokat bisa bersatu, tidak lagi terkotak-kotak. Mungkin melalui para advokat muda hal tersebut bisa terwujud,” imbuhnya.

Saat ini, YLC sudah memiliki kepengurusan di 25 daerah. “Kita targetnya bisa hadir di 34 provinsi di Indonesia. Tahun ini juga sudah rencanakan melantik pengurus-pengurus di sejumlah tempat,” bebernya.

Andra juga berharap, Peradi bisa membuat divisi khusus kepemudaan yang akan menaungi para advokat muda ini. “Sebagai generasi muda, khususnya di dunia kepengacaraan, kita mau tampil borderless (tanpa batas),” pungkasnya. (RN)