Jakarta, innews.co.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Denpasar telah memutuskan menghentikan pencarian KM Bali Permai 169 yang hilang kontak sejak sebulan lalu.

Dalam surat keterangannya bernomor: KET.13/OPS.02.01/VIII/SAR DPS-2021, tertanggal 26 Agustus 2021, dijelaskan, berdasarkan laporan dari PT Putra Jaya terkait KM Bali Permai 169 yang lost contact pada koordinat 29 derajat 20.202’S dengan jumlah ABK 19 orang, KPP Denpasar sudah melakukan e-broadcast, koordinasi dengan VTS Benoa, PT Putra Jaya Kota, dan SROP Benoa serta pencarian.

Dikatakan pula, pencarian telah dilakukan selama 7 hari oleh Basarnas dan Joint Rescue Coordination Center (JRCC) Australia, dibantu sekitar 15 kapal PT Putra Jaya Kota. Namun tidak menemukan tanda-tanda kapal hilang atau mengalami kecelakaan. “Oleh karena itu, pencarian terhadap KM Bali Permai 169 dihentikan,” ujar KPP dalam suratnya.

Terkait hal tersebut, I Made Yudiarta Staf Operasional PT Putra Jaya Kota mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pencarian. “Masih dalam pencarian,” ujarnya kepada innews, Senin (6/9/2021).

Tidak itu saja, Made juga mengakui, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak Basarnas. Belum dapat dipastikan kapan pencarian oleh PT Putra Jaya Kota sebagai pemilik KM Bali Permai 169 dihentikan. “Sampai saat ini kapal dari rombongan kita masih melakukan pencaharian,” ucapnya.

Sementara itu, pihak Basarnas belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pencarian KM Bali Permai 169. (RN)