Pengurus KNPI dipimpin langsung Ketua Umumnya Haris Pertama mengunjungi kediaman Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso (Alm), dan bertemu dengan istrinya

Jakarta, innews.co.id – Dikenal sebagai sosok yang berintegritas, setia melakukan pengabdian bagi bangsa dan negara, Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, dinilai sebagai orang pas disematkan Pahlawan Nasional.

Hal ini secara lugas dikatakan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama dalam keterangan resminya, Senin (8/11/2021). “KNPI mengusulkan kepada pemerintah, agar Jenderal (Purn) Hoegeng dapat dijadikan pahlawan nasional karena dedikasinya yang besar kepada bangsa ini,” ujar Haris Pertama.

Menurut Haris, semasa menjabat sebagai Kapolri, Hoegeng dikenal sebagai sosok yang berintegritas. Bahkan, Hoegeng menolak untuk tinggal di rumah dinas yang disediakan oleh pemerintah.

Selain itu, sosok Hoegeng yang dinilai jujur, sederhana, tak kenal kompromi, dan penuh dengan integritas juga membuat Hoegeng cocok menjadi teladan bagi insan Bhayangkara.

“Keteladanan Hoegeng hingga kini masih menjadi salah satu panutan yang dilanjutkan dalam kepemimpinan Polri. Bahkan pada sebuah kesempatan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit meminta setiap insan Bhayangkara pada level pemimpin hingga pelaksana di lapangan bahkan juga masyarakat umum, untuk meneladani Hoegeng,” tutur Haris.

Lebih jauh Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ini berharap, Hoegeng diberikan gelar pahlawan setelah Karel Satsuit Tubun yang dinobatkan Pahlawan Revolusi, setelah menjadi korban pasukan penculik peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S).

“KNPI berharap, Jenderal (Purn)Hoegeng dapat dijadikan pahlawan nasional dari Korps Bhayangkara setelah KS Tubun,” tukas Haris.

Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso selama hidupnya dikenal sebagai Kapolri yang berintegritas. Hoegeng yang lahir di Pekalongan pada 14 Oktober 1921 ini juga memiliki banyak kisah bijak selama menjabat sebagai polisi.

Ia juga dikenal sering blusukan dan terlibat langsung dalam melayani masyarakat. Hal inilah yang membuat pihak keluarga mengeluarkan buku dalam rangka memperingati 100 Tahun Jenderal Hoegeng Iman Santoso, “Dunia Hoegeng, 100 Tahun Keteladanan” secara virtual, Minggu (7/11/2021) lalu.

(RN)