HUT Dharma Wanita Persatuan ke-20 Kabupaten Bogor diisi dengan diskusi mengenai Revolusi Industri 4.0 di Olympic Renotel Sentul, Selasa (17/12/2019)

Sentul, innews.co.id – Kemitraan di masa kini menjadi sebuah keniscayaan dalam mencapai tujuan bersama yang besar. Model kolaborasi diyakini akan menumbuhkembangkan sebuah organisasi lebih besar lagi.

Hal ini nampak dalam Perayaan 20 tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bogor yang diadakan dengan menggandeng sejumlah organisasi yakni, Insan Hukum Peduli Bangsa (IHPB), Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER), dan Komunitas Kebaya, Kopi, dan Buku yang diadakan di Olympic Renotel Sentul, Bogor, Selasa (17/12/2019).

Para peserta begitu antusias mengikuti acara demi acara

Sekitar 700 an wanita menghadiri acara tersebut. Berbagai acara disajikan dan penuh kemeriahan. Salah satunya diskusi yang mengupas tema “Peran Perempuan Indonesia Dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia di Era Industri 4.0”.

Dalam kesempatan tersebut Francisca Sestri Sekjen LPER memaparkan bagaimana cepatnya pertumbuhan teknologi dewasa ini yang merambah ke berbagai aspek. Hal senada dikatakan Irma Devita Purnamasari, SH., M.Kn., Notaris/PPAT dan juga penulis. Menurut Irma, perempuan juga harus mengambil bagian dalam kemajuan zaman tersebut, jangan hanya menjadi penonton saja.

Nenden Esty Nurhayati, SH., salah satu inisiator IHPB

Di sela-sela acara, Nenden Esty Nurhayati, SH., salah satu inisiator IHPB memaparkan, kolaborasi yang terjalin menjadi bagian yang unik dalam acara ini. “Kami memang berupaya membangun sinergitas antar-lembaga dengan harapan akan terus terjalin hubungan yang baik kedepannya,” kata Nenden.

Bicara tentang IHPB, menurut Nenden, didirikan oleh para insan di dunia hukum yang memiliki concern khususnya di bidang sosial. Jadi, bagaimana kita memberi kemanfaatan pada masyarakat luas.

Dra. Nurhayati, MSi., Kepala DP2AP2KB Kabupaten Bogor bersama Nenden memberikan kenang-kenangan

“DWP Kabupaten Bogor begitu terbuka untuk bekerja sama dengan lembaga-lembaga lain. Karena itu, kita bisa menjalin kerjasama ini,” urainya.

Kedepan, lanjut Nenden yang digadang-gadang menjadi Calon Ketua Pengda INI Kabupaten Bogor ini, pihaknya akan mengadakan penyuluhan, pelatihan, dan pembinaan terhadap perempuan-perempuan di Kabupaten Bogor agar kapasitas dan kemampuannya terus meningkat.

Dra. Nurhayati, MSi., Kepala DP2AP2KB Kabupaten Bogor

Kepada para perempuan, Nenden mengajak semua perempuan untuk bersiap diri mengikuti perubahan zaman. “Jangan sampai kita tertindas oleh teknologi, tapi justru bisa memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan taraf hidup dan membuka wawasan para perempuan,” tukasnya.

Dengan menjadi ibu yang cerdas, maka akan dihasilkan generasi yang unggul. Kedepan, Nenden juga siap menggulirkan model kolaborasi dalam mengimplementasikan berbagai program yang mengarah pada kemaslahatan masyakat luas.

Para notaris yang tergabung dalam IHPB

Sementara itu, Dra. Nurhayati, MSi., Kepala DP2AP2KB Kabupaten Bogor menjelaskan, adalah penting kaum perempuan memahami kemajuan teknologi yang ada. Dengan kata lain, bisa memanfaatkan gadget dan lainnya untuk bisa meningkatkan kesejahteraan, juga menggali informasi seluas-luasnya.

“Kedepan, kita akan terus bekerja sama untuk saling melengkapi dan mengadakan acara-acara serta pembinaan bagi perempuan-perempuan di Kabupaten Bogor,” ujarnya. (RN)